The Financial Investment Industry Goes Digital with the Help of AsiaPresswire’s Distribution Platform

Kemarin, Kilang Cilacap terbakar hingga efek domino PPN sembako

Pertamina nyatakan tangki yang terbakar berisi benzena 1.100 barel

Pertamina: Titik kebakaran Kilang Cilacap jauh dari pemukiman

Komunitas Toyota Sienta bantu disinfektan angkutan umum

Kementerian PUPR gandeng Bank Mandiri salurkan dana BSPS di Samosir

Pemkab Pandeglang buat inovasi aplikasi E- pengadaan barang dan jasa

Bakal rugikan petani tebu, APTRI tolak penerapan PPN sembako

Wakil Ketua Komisi IV tolak PPN bahan pokok dari sektor pertanian

Honda Announces the Establishment of Ashirase, Inc., a Startup Originated from IGNITION, a Honda New Business Creation Program

Holding ultra mikro diprediksi menjadi institusi berdaya saing global

Tech, innovation, growth markets key to business recovery: HKTDC to focus on 14th Five-Year Plan opportunities

Honda Begins Company-wide Expansion of its New Business Creation Program, “IGNITION,” to Help Realize Ideas and Dreams of Honda Associates

Ketua DPD RI imbau pemerintah tinjau ulang PPN sembako dan pendidikan

Live Online Workshop on Power Purchase Agreement

Infocus International Launches Online Masterclass on Energy Storage

NEC upgrades its greenhouse gas reduction target to SBT1.5degC and joins RE100, a global renewable electricity initiative

Northgate Public Services to improve patient experience and outcomes with acquisition of Vantage Health

Strategic Collaboration Memorandum between EC Healthcare and China Medical System Utilizes the Synergy of Upstream and Downstream of the Aesthetic Medical Industry, Promotes the Development of Medical Products and Talents

Anggota DPR ingatkan jangan terlena defisit APBN lewati 3 persen

Yuan berbalik menguat 116 basis poin jadi 6,3856 terhadap dolar AS

Rupiah Jumat pagi menguat 15 poin

Potensi kripto besar, bursa aset digital Zipmex masuk Indonesia

Strategic collaboration Memorandum between EC Healthcare and China Medical System Utilize the Synergy of Upstream and Downstream of the Aesthetic Medical Industry, Jointly Promote the Development of Medical Products and Talents

Strategic collaboration Memorandum between EC Healthcare and China Medical System

Registration Open for Mastering Clean Hydrogen Live Online Masterclass

Kaum milenial diajak mulai berinvestasi “trading online”

Promethean Continues Ongoing Streak as Market Leaders for Interactive Flat Panel Displays in US and EMEA

HKTDC launches GoGBA one-stop platform

Drax and Mitsubishi Heavy Industries Sign Pioneering Deal Towards Delivery of the World’s Largest Negative Emissions Project

Anggota DPR ingatkan jangan terlena defisit APBN lewati 3 persen

Jangan sampai masa transisi di 2022 ini kita tidak bisa take off, dan kita tidak bisa masuk pada 2023. Walaupun kita sadar juga jangan sampai terlena dengan dimanjakan oleh pelebaran defisit

Jakarta () – Anggota Badan Anggaran DPR RI Hamka Baco Kady mengingatkan pemerintah agar jangan sampai terlena terkait UU No 2/2020 yang membolehkan defisit APBN terhadap PDB dapat lebih dari tiga persen dengan syarat hanya sepanjang tiga tahun.

"Jangan sampai masa transisi di 2022 ini kita tidak bisa take off, dan kita tidak bisa masuk pada 2023. Walaupun kita sadar juga jangan sampai terlena dengan dimanjakan oleh pelebaran defisit berdasarkan amanah UU yang kita sepakati," kata Hamka Baco Kady dalam keterangan tertulis di Jakarta, Jumat.

Aturan itu diamanatkan UU No 2/2020 tentang Kebijakan Keuangan Negara dan Stabilitas Sistem Keuangan untuk Penanganan COVID-19, khususnya pada tahun 2023.

Sebagaimana diketahui, pada 2020, dari target 6,34 persen, realisasi defisit APBN adalah sebesar 6,09 persen. Sedangkan tahun 2021 ini batas maksimum defisit diturunkan menjadi 5,7 persen.

Selain itu, ujar dia, pertumbuhan perpajakan tertinggi terjadi pada tahun 2018 sebesar 13 persen, seiring tingginya harga minyak dunia dan komoditas lainnya.

Namun pada 2019, lanjutnya, pertumbuhan perpajakan mengalami perlambatan cukup tajam yaitu 1,8 persen, atau terendah selama lima tahun terakhir. Pada 2020, pandemi menekan pertumbuhan penerimaan perpajakan yang mengalami kontraksi 16,9 persen.

"Karena itu kita perlu menyisir satu-persatu barangkali, karena (kebijakannya) maju kena mundur kena. Tapi, apapun itu kita perlu menyisir satu persatu untuk mendapatkan penerimaan pajak yang bisa membantu menerima keuangan negara," papar politisi Partai Golkar tersebut.

Sebelumnya, Wakil Menteri Keuangan Suahasil Nazara menyatakan sisa lebih pembiayaan anggaran (silpa) per April 2021, yang tercatat sebesar Rp254,19 triliun, menunjukkan kas pemerintah pada Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) 2021 masih dalam kondisi aman.

Silpa tersebut lebih tinggi dibandingkan periode yang sama tahun lalu yaitu sebesar Rp150,7 triliun sedangkan secara kuartal juga lebih tinggi dibandingkan Maret 2021, yang hanya Rp178,8 triliun.

Silpa tersebut berasal dari realisasi APBN yang hingga akhir April 2021 mengalami defisit sebesar Rp138,1 triliun atau 0,83 persen terhadap PDB karena belanja negara mencapai Rp723 triliun sedangkan pendapatan negara hanya Rp585 triliun.

Pewarta: M Razi Rahman
Editor: Faisal Yunianto
COPYRIGHT © 2021