Apjatel berharap beleid turunan Omnibus percepat perluasan jaringan telekomunikasi

Apjatel berharap beleid turunan Omnibus percepat perluasan jaringan telekomunikasi

Reporter: Ahmad Febrian | Editor: Ahmad Febrian

– JAKARTA.  Memunculkan pro kontra, tapi Undang-Undang (UU) Omnibus Law Cipta Kerja sudah disahkan. Kini banyak pihak menunggu aturan turunan dari UU tersebut. Termasuk pemain di sektor telekomunikasi.

Ketua Umum Asosiasi Penyelenggara Jaringan Telekomunikasi (Apjatel), Muhammad Arif mengatakan,  regulasi tersebut memberikan angin segar bagi industri telekomunikasi nasional. Ia berharap, aturan pelaksanai UU Cipta Kerja ini segera dibuat. “Sehingga  pelaksanaan UU Cipta Kerja yang bertujuan  meningkatkan penetrasi jaringan telekomunikasi segera terwujud. menciptakan lapangan pekerjaan baru dapat segera terwujud,” terang Arif, dalam pernyataan tertulis, Ahad (25/10). 

Baca Juga
  • Simak rekomendasi saham emiten menara di tengah sentimen omnibus law

  • Mitratel Jadi Penguasa Menara Telekomunikasi, Prospek dan Peta Bisnis Bergeser

  • Menanti Aturan Turunan UU Cipta Kerja di Sektor Telekomunikasi

Menurutnya, selama ini banyak pelaku usaha jaringan telekomunikasi kesulitan menggelar jaringan telekomunikasi khususnya di daerah. Di dalam UU Cipta Kerja menyebut, pemerintah pusat dan daerah memberikan fasilitasi dan/atau kemudahan kepada penyelenggara telekomunikasi dalam melakukan pembangunan infrastruktur. 

DONASI, Dapat Voucer Gratis!
Dukungan Anda akan menambah semangat kami untuk menyajikan artikel-artikel yang berkualitas dan bermanfaat.

Sebagai ungkapan terimakasih atas perhatian Anda, tersedia voucer gratis senilai donasi yang bisa digunakan berbelanja di KONTAN Store.

  • INDEKS BERITA

Tag
  • industri telekomunikasi
  • Jaringan Telekomunikasi
  • Infrastruktur Telekomunikasi
  • Omnibus Law
  • UU Cipta Kerja