Olympus Strengthens Surgical Portfolio with the Launch of POWERSEAL Advanced Bipolar Surgical Energy Devices

Olympus Strengthens Surgical Portfolio with the Launch of POWERSEAL Advanced Bipolar Surgical Energy Devices

Ujicoba pembukaan kawasan wisata makam Presiden Soekarno di Blitar

Pemerintah ajak masyarakat kelola sampah lewat film

Pemerintah tender offer delapan seri Global Bonds

Rupiah Selasa pagi melemah 10 poin

KKP: Kearifan lokal pondasi jaga kekayaan sumber daya laut nasional

Coinbase batalkan rencana program pinjaman kripto

Kemarin, Erick Thohir terkesan dengan santri sampai kartu kredit UMKM

Mata uang kripto catat aliran masuk selama 5 minggu berturut-turut

GM – LG lanjutkan produksi modul baterai Bolt EV

Dolar menguat, yuan jatuh di tengah kekhawatiran pengembang Evergrande

SMEStreet Global Women Leadership Awards and International Forum for Economic Empowerment Through Women Entrepreneurship to be Organized

Ecopark launches world’s greenest residential complex

Resiliency and optimism shine through in Vietnam across the video industry

Honda: Toni Bou Wins 15th Consecutive FIM Trial World Championship Title

Dates Announced for ASEAN Ceramics as Messe Munchen & Asian Exhibition Services Collaborate to Stage the Shows from 2022

ST Telemedia Global Data Centres, Equinix, Oracle, Digital Realty and Cohesity to lead Datacentre and Cloud Summit 2021

Hydrogen-powered Engine Corolla Takes on the Challenge of Transporting Imported Hydrogen at Super Taikyu Series 2021 Suzuka S-tai

TVS Motor Company terjun ke bisnis e-mobility personal dengan saham mayoritas di merek e-bike Eropa EGO Movement

BRI lakukan right issue untuk kembangkan ekosistem Ultra Mikro

Rupiah Senin pagi melemah 35 poin

Dolar AS merayap naik di Asia, jelang pertemuan beberapa bank sentral

Bluebik (SET: BBIK) debuts September 16 trading on SET

Pemkot Bekasi evaluasi kontrak kerja sama TPST Bantargebang

Bank BJB nilai transformasi digital bantu kinerja saat pandemi

Kemarin, penanganan PMI di Kepri sampai Menhub cek prosedur kesehatan

Kenali sebab getaran mesin mobil saat AC dihidupkan

Hyundai manfaatkan robot Spot awasi keselamatan kerja pabrik

SpaceX mendarat hingga Piaggio segarkan Aprilia SR 160

Bank investasi Wall Street pangkas perkiraan pertumbuhan China

Jakarta () – Bank-bank investasi Wall Street seperti Goldman Sachs, JPMorgan dan Morgan Stanley, memangkas perkiraan mereka atas pertumbuhan ekonomi China pada Senin, setelah pertumbuhan ekspor melambat secara tak terduga dan di tengah kekhawatiran virus corona yang bangkit kembali dapat menghambat kegiatan ekonomi.

Data perdagangan China yang dirilis selama akhir pekan di bawah perkiraan, sementara angka pada Senin menunjukkan inflasi meningkat di sektor pabrik negara itu, berpotensi menambah ketegangan ekstra.

JPMorgan mengurangi perkiraan pertumbuhan kuartal-ke-kuartal untuk tiga bulan ketiga tahun ini menjadi 2,0 persen dari 4,3 persen, dan memangkas perkiraan setahun penuh menjadi 8,9 persen dari 9,1 persen.

Morgan Stanley menurunkan perkiraan kuartalannya menjadi 1,6 persen, sementara Goldman memangkas perkiraannya menjadi 2,3 persen dari 5,8 persen dan menjadi 8,3 persen dari 8,6 persen untuk setahun penuh.

"Perkembangan terakhir menunjukkan risiko penurunan lebih lanjut terhadap perkiraan pertumbuhan kuartal ketiga yang sudah lemah, terkait dengan penyebaran varian Delta, serangkaian perubahan peraturan di sektor ekonomi baru, dan pengikisan kepercayaan pasar," kata analis JPMorgan.

Baik JPMorgan dan Morgan Stanley juga memperkirakan pihak berwenang China akan merespons dengan langkah-langkah dukungan.

Di sisi kebijakan moneter, JPMorgan mengatakan suku bunga acuan Bank Rakyat China kemungkinan akan dipangkas sebesar lima basis poin (bps) pada kuartal keempat, sementara itu akan memberikan dua pemotongan 50 basis poin lagi untuk persyaratan cadangan bank (RRR). pertama pada Oktober dan satu lagi pada Januari.

Bank investasi itu sudah memangkas perkiraannya bulan lalu.

Morgan Stanley mengatakan pihaknya memperkirakan pemotongan RRR 50 bps sebelum akhir tahun dan penerbitan obligasi pemerintah dapat dipercepat dalam beberapa bulan mendatang untuk mendukung investasi infrastruktur.

"Perlambatan ringan dalam ekspor di semester II dan perlambatan berkelanjutan dalam permintaan domestik di tengah kebangkitan Delta berarti dukungan kebijakan dapat meningkat dalam beberapa bulan mendatang," kata bank tersebut.

Penerjemah: Ahmad Buchori
Editor: Faisal Yunianto
COPYRIGHT © 2021