FCQ Launches Global Blockchain Real Estate Platform

EQIFI Launches Suite of Decentralized Financial Products Powered by a Global, Licenced Bank

Mitsubishi Shipbuilding Concludes Technical Cooperation Agreement with Namura Shipbuilding on LPG powered Very Large LPG/Ammonia Carrier Construction

Mitsubishi Shipbuilding Begins Verification Testing of Marine-based CO2 Capture System

Singapore Cycling Federation Partners Singapore’s largest private physiotherapy group, Core Concepts for Sports Massages and Treatments for National Team Singapore Riders

Eisai Receives Award for Excellence in Corporate Communications at the 37th Corporate Communications Awards

Following Series A Financing, Scivita Medical Completes Series B Financing of Nearly RMB0.4 Billion to Accelerate the Strategic Layout of Globalization

Glasstech Asia x PERAFI Webinar Attracted Global Audience from 12 Countries

AsiaPresswire Launching Crypto Press Release Distribution Packages in Korea

Mentan pilih produk BUMN Pertani salurkan bantuan benih padi ke Bekasi

Kementerian BUMN dan BRI komitmen dukung UMKM untuk naik kelas

From Red Gold to Olympic Gold: Seedo Corp. Seeks Solutions for Athletes and More

Yuan China melemah ke 6,4691 per dolar AS Kamis

Membangunkan raksasa tidur sektor properti di tengah pandemi

Rupiah Kamis pagi melemah 17 poin

Wakil Ketua MPR dukung “marketplace” tutup akses barang impor

Habitat for Humanity to hold Asia-Pacific Housing Forum in Thailand for the third time

Kemarin, subsidi kuota internet hingga pengelolaan limbah medis

AsiaPresswire Launches Cryptocurrency PR Distribution Packages in Korea

The 26th edition of World AI Show shed light on the need to accelerating the adoption of AI in Malaysia

Moonstake to Host Joint Webinar with Partner IOST on 12 August 2021

Tiens Group Mengadakan Forum Industri Kesehatan Internasional – Menjelajahi jalur perkembangan industri kesehatan global

Menkeu sebut Rp2,3 triliun untuk kuota internet Kemendikbudristek

HKTDC Food Expo and five concurrent events open next week

Sri Mulyani: Bantuan subsidi kuota internet ringankan beban ekonomi

BI prediksi transaksi digital banking capai Rp35.600 triliun pada 2021

Bluewill U.S. Online Shopping Platform launch on August 4

Hitachi Rail Enters Agreement to Acquire Thales’ Ground Transportation Systems Business

Fujitsu AI Scoring Platform Powers New Galileo XAI Solution from LARUS for Financial Services

Spritzer Malaysia Offers Exclusive Promotions to Quench Thirst on Hot Days

BI perkirakan penyaluran kredit meningkat pada triwulan II

Hal tersebut terlihat dari Saldo Bersih Tertimbang (SBT) perkiraan penyaluran kredit baru sebesar 68,1 persen

Jakarta () – Hasil survei permintaan dan penawaran pembiayaan perbankan Juni 2021 yang dilakukan Bank Indonesia (BI) mengindikasikan penyaluran kredit baru untuk keseluruhan triwulan II 2021 diprakirakan meningkat dibandingkan triwulan sebelumnya.

“Hal tersebut terlihat dari Saldo Bersih Tertimbang (SBT) perkiraan penyaluran kredit baru sebesar 68,1 persen,” kata Direktur Eksekutif Departemen Komunikasi Bank Indonesia Erwin Haryono dalam keterangan resmi yang diterima di Jakarta, Jumat.

Sementara itu, lanjut Erwin, pada Juni 2021 responden memprakirakan penyaluran kredit baru tumbuh lebih tinggi dibandingkan bulan sebelumnya.

Kemudian berdasarkan kelompok bank, pertumbuhan penyaluran kredit baru pada Juni 2021 juga diprakirakan terjadi pada seluruh kategori bank.

“Sementara itu responden berpendapat kebutuhan pembiayaan korporasi pada Juni 2021 cenderung melambat daripada bulan sebelumnya, dengan SBT 12,8 persen lebih rendah dari 16,1 persen pada Mei 2021,” jelasnya.

Sejumlah sektor seperti industri pengolahan, jasa keuangan, dan pertambangan terindikasi membutuhkan pembiayaan yang meningkat, terutama digunakan untuk mendukung aktivitas operasional, mendukung pemulihan pasca-era new normal dan membayar kewajiban yang jatuh tempo.

Di sisi lain terdapat indikasi penurunan kebutuhan pembiayaan pada beberapa sektor yaitu konstruksi, transportasi dan pergudangan, penyediaan makanan minum serta informasi dan komunikasi, terutama dipengaruhi oleh menurunnya kegiatan operasional karena lemahnya permintaan domestik.

Sedangkan dari sisi rumah tangga, responden berpendapat pada Juni 2021 penambahan permintaan pembiayaan lebih terbatas dari bulan sebelumnya. Tercermin dari persentase responden rumah tangga menyatakan melakukan penambahan utang pada Juni 2021 sebanyak 8,6 persen dari total responden tidak jauh berbeda dari 8,8 persen pada bulan sebelumnya.

Sementara itu respons rumah tangga menyatakan tidak melakukan penambahan pembiayaan tercatat sebesar 91,4 persen dari total responden.

Hasil survei juga mencatat bahwa bank umum masih menjadi preferensi sumber utama penambahan pembiayaan yang dibutuhkan oleh responden rumah tangga dengan pangsa sebesar 32 persen, lebih rendah dari bangsa pada bulan sebelumnya. Begitu juga dengan penambahan permintaan pembiayaan yang dilakukan oleh rumah tangga pada 3 bulan ke depan juga terpantau masih terbatas.

Baca juga: Ekonom: Penyaluran kredit rendah karena permintaan masih terbatas

Pewarta: Kuntum Khaira Riswan
Editor: Risbiani Fardaniah
COPYRIGHT © 2021