Genjot minat wisatawan, Kemenparekraf gelar pameran online

Genjot minat wisatawan, Kemenparekraf gelar pameran online

Reporter: Jane Aprilyani | Editor: Yudho Winarto

– JAKARTA. Tingkatkan minat wisatawan di tengah pandemi, Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif/Badan Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Kemenparekraf/Baparekraf) gencar promosikan potensi pariwisata di ajang PATA Indonesia Adventure Travel Mart 2020. Acara ini digelar pada 12-13 November 2020 lalu secara daring.

Direktur Promosi Wisata Minat Khusus Kemenparekraf/Baparekraf Adella Raung menjelaskan, tingginya minat pelaku bisnis pariwisata dunia, khususnya dari kawasan Asia Tenggara, terhadap produk pariwisata Indonesia harus dijadikan momentum promosi dan branding Wonderful Indonesia.

“Kemenparekraf berupaya untuk mengaktifkan kembali wisata petualangan di Indonesia, dan juga menggerakkan kembali ekonomi pariwisata kita. Tingginya wisatawan dari wisata minat khusus ini bisa jadi momentum untuk rebound usai pandemi. Terlebih dengan pola perjalanan saat ini, wisatawan lebih memilih ke tempat wisata dengan konsep terbuka atau fresh air serta menghindari kerumunan,” ujarnya dalam keterangan yang diterima , Sabtu (14/11).

Baca Juga: Bisnis MICE mulai bergeliat, okupansi Eastparc Hotel (EAST) terkerek naik

Tidak hanya promosi, Kemenparekraf juga mensosialisasikan panduan protokol kesehatan CHSE (Clean, Health, Safety, Environment Sustainability) pada wisata minat khusus.

Adella menjelaskan dengan penerapan simulasi protokol CHSE ini, diharapkan dapat memberikan rasa aman kepada wisatawan untuk beraktivitas wisata minat khusus.

“Sehingga wisatawan bisa tetap menikmati sensasi berwisata dengan rasa aman dan nyaman,” katanya.

DONASI, Dapat Voucer Gratis!
Dukungan Anda akan menambah semangat kami untuk menyajikan artikel-artikel yang berkualitas dan bermanfaat.

Sebagai ungkapan terimakasih atas perhatian Anda, tersedia voucer gratis senilai donasi yang bisa digunakan berbelanja di KONTAN Store.

  • INDEKS BERITA

Tag
  • Kemenparekraf
  • industri pariwisata