IKS memperkirakan inflasi 2020 sebesar 1,2% yoy

IKS memperkirakan inflasi 2020 sebesar 1,2% yoy

Reporter: Bidara Pink | Editor: Handoyo .

– JAKARTA. Bank Indonesia (BI) memperkirakan inflasi akan berada di bawah target sasaran yang sebelumnya ditetapkan sebesar 2% hingga 4%. 

Gubernur BI Perry Warjiyo mengatakan, kalau rendahnya inflasi ini disebabkan oleh terjaganya ekspektasi inflasi para pelaku ekonomi, stabilitas nilai tukar rupiah, etersediaan pasokan panen di sejumlah sentra produksi, serta harga komoditas pangan yang rendah. 

Sejalan dengan bank sentral, Institut Kajian Strategis (IKS) Universitas Kebangsaan RI juga memperkirakan kalau angka inflasi akan di bawah 2%, atau tepatnya sebesar 1,2% yoy. 

Baca Juga: Arus modal asing mulai masuk, ini tanggapan ekonom

Peneliti senior IKS Eric Sugandi mengatakan, hal ini dengan memperatikan beberapa hal yang terjadi selama tahun berjalan. 

“Masih lemahnya tekanan inflasi dari sisi permintaan, meningkatnya pasokan barang dan jasa secar bertahap karena pembukaan sektor- sektor perekonomian, serta angka inflasi year to date yang rendah atau sebear 0,89%,” kata Eric kepada , Minggu (25/10). 

Sementara di tahun 2021, IKS memperkirakan teaknan inflasi akan mulai meningkat, sehingga di akhir tahun depan, inflasi diproyeksikan akan sebesar 3,5%. Perkiraan ini lebih rendah dari perkiraan sebelumnya yang sebesar 4,5% yoy. 

Selanjutnya: Mendagri Tito minta pemda percepat realisasi belanja daerah

 

DONASI, Dapat Voucer Gratis!
Dukungan Anda akan menambah semangat kami untuk menyajikan artikel-artikel yang berkualitas dan bermanfaat.

Sebagai ungkapan terimakasih atas perhatian Anda, tersedia voucer gratis senilai donasi yang bisa digunakan berbelanja di KONTAN Store.

  • INDEKS BERITA

Tag
  • inflasi
  • Bank Indonesia