Pengamat: Regulasi yang jelas penting untuk tertibkan angkutan ilegal

DKI Jakarta target tertibkan 76 terminal ilegal tahun ini

Bank Indonesia catat nilai transaksi e-Commerce tumbuh 63,36 persen

Kementerian PUPR: 250 rumah tak layak di Gorontalo Utara siap dibedah

Kemarin, IHSG ditutup merah hingga prediksi ekonomi triwulan II 2021

Onomy Protocol Opens the Door For Institutions To Take On DeFi

Plato Data and Blockleaders Partner to Leverage Plato’s W3 Blockchain Platform

Central Global Continues with Proactive Business Sustainability Measures Despite Lockdown

Dynafront Successfully Lists on LEAP Market of Bursa Malaysia

BMW Indonesia catat peningkatan penjualan, tertinggi di April-Mei

BMW Group Global raih rekor penjualan selama semester 1 2021

Mercedes-Benz akan beralih ke mobil listrik

Tips rawat dan jaga kebersihan mobil selama di rumah aja

Eisai: FDA Approves LENVIMA (lenvatinib) Plus KEYTRUDA (pembrolizumab) Combination for Patients With Certain Types of Advanced Endometrial Carcinoma

Kekurangan suku cadang, Toyota tangguhkan produksi di Thailand

Cuentas and WaveMax Sign an Exclusive and Definitive JV Agreement for 1,000 Locations to Offer Advertising on WiFi6 Next Generation Patented Technology in Cuentas’ “Bodegas” Network throughout the USA

Tata Communications IZO Financial Cloud: A purpose-built community cloud for banking, financial and fintech enterprises discussed with tech leaders

Sino Biopharmaceutical Donates Cash and Supplies Valued at RMB10 Million to Support Henan for Flood Relief and Preventing Epidemic

Kristof Sch√∂ffling’s Move Digital Sets Sublime Standards for Enterprise Blockchain Advisory

Mercedes Benz isyaratkan peluncuran Vision EQXX

Ford, Lyft dan Argo AI bersatu bikin kendaraan otonom

Peruri salurkan bantuan hewan kurban ke masyarakat Kabupaten Karawang

Rupiah Kamis pagi menguat 28 poin

Outplay Raises USD 7.3 Million to Make Outbound Sales Scalable

Ekspor industri pengolahan tumbuh 33,45 persen

Investasi modal ventura global capai rekor tertinggi, ditopang saham

Peluang proyek EPC strategis antara sesama perusahaan BUMN

A Blockchain Art Show?

Stimulating blood vessel formation with magnets

Kemarin, Stimulus kartu sembako hingga anggaran PPKM Rp55,2 triliun

Ketua DPD harapkan kebijakan Himbara lebih pro rakyat

Memang sebaiknya setiap kebijakan unsur milik negara jangan sampai membebani

Jakarta () – Ketua Dewan Perwakilan Daerah (DPD) LaNyalla Mahmud Mattalitti mengharapkan kebijakan Himpunan Bank Milik Negara (Himbara) dapat lebih pro rakyat dan menguntungkan masyarakat.

Untuk itu, ia menyambut baik penundaan rencana pengenaan pungutan pada ATM Link untuk cek saldo dan tarik tunai yang sebelumnya menuai kritik karena dianggap memberatkan masyarakat.

"Tanggapan para direksi bank milik negara cukup baik karena rencana kebijakan tersebut menyebabkan keresahan di tengah masyarakat. Memang sebaiknya setiap kebijakan unsur milik negara jangan sampai membebani," kata LaNyalla di Jakarta, Selasa.

Ia mengaku memahami rencana Himbara yang berupaya mendorong masyarakat agar lebih banyak bertransaksi melalui layanan mobile banking, meski seharusnya semangat tersebut tidak diimplementasikan dengan kebijakan yang memberatkan.

"Buatlah kebijakan yang pro rakyat. Saya kira ada banyak cara untuk membuat masyarakat lebih mengenal sistem cashless. Lakukan dengan cara persuasi, sosialisasi yang baik, atau perbanyak promo-promo," tuturnya.

Menurut LaNyalla, saat ini belum semua nasabah Himbara melek terhadap teknologi, terutama bagi nasabah BRI, yang penggunanya kebanyakan adalah masyarakat di pelosok-pelosok negeri.

"Jadi perhatikan juga karakter nasabah dari masing-masing bank. Berbeda dengan bank swasta, bank-bank negara kebanyakan penggunanya masyarakat kecil, yang pasti akan sangat berat sekali apabila setiap transaksi ditarik biaya," katanya.

Terkait hal ini, ia juga menyinggung hasil riset Mandiri Institute yang menunjukkan banyak masyarakat turun kelas akibat ekonominya terpuruk imbas dari pandemi COVID-19, tergambar dari semakin bertambahnya jumlah nasabah dengan nilai tabungan di bawah Rp100 juta.

Mandiri Institute mencatat penambahan itu disebabkan oleh masyarakat, yang sebelumnya masuk klasifikasi tabungan di atas Rp100 juta, mulai menggunakan uang simpanan untuk memenuhi kebutuhan hidup.

Menurut senator asal Jawa Timur ini, kondisi tersebut seharusnya jadi peringatan bagi Himbara yang terdiri dari Bank Mandiri, BNI, BRI dan BTN dalam merumuskan kebijakan.

"Kondisi tersebut bisa juga menjadi gambaran melemahnya daya beli masyarakat. Riset menunjukkan kelas menengah ke bawah akan melakukan transaksi di mesin ATM dengan nilai uang yang kecil karena untuk menghindari pemborosan atau berhemat," ujarnya.

Oleh karena itu, ia mengharapkan jajaran bank-bank BUMN membuat analisa lebih mendalam terhadap setiap kebijakan, apalagi semangat ATM Link di awal pembentukan untuk membuat bank BUMN lebih efisien, bukan money oriented.

"Jika setiap transaksi dikenakan biaya, maka ini menjadikan nilai uang semakin berkurang dan diambil oleh pihak bank, ini sangat tidak adil dan hanya menguntungkan sepihak," kata LaNyalla.

Baca juga: Pengamat: Penyesuaian tarif ATM Link untuk keberlanjutan bisnis bank
Baca juga: Anggota DPR imbau Himbara lebih proaktif kepada UMKM terkait KUR

 

Pewarta: Satyagraha
Editor: Faisal Yunianto
COPYRIGHT © 2021