Meski sudah 25 orang meninggal, program vaksinasi flu di Korea Selatan jalan terus

Baca Juga: Jumlah korban tewas pasca disuntik vaksin flu di Korsel makin bertambah

Jeong mengatakan, penyelidikan menyeluruh sedang KDCA lakukan untuk menemukan penyebab pasti kematian, serta penyelidikan epidemiologi termasuk otopsi terhadap sembilan kasus.

Hanya, KDCA menyebutkan, dua kematian mungkin terkait dengan syok anafilaksis, reaksi alergi serius setelah imunisasi.

Mencegah potensi “twindemic”

Program vaksinasi gratis yang diperluas tahun ini dalam upaya untuk mencegah potensi “twindemic” selama musim dingin, melibatkan lima produsen obat besar termasuk GC Pharma dan Ilyang Pharmaceutical Co.

Jeong menyatakan, vaksin yang diberikan kepada orang-orang yang meninggal diproduksi oleh lima perusahaan, dan semuanya memiliki nomor seri yang berbeda. Ia menyangkal tuduhan kemungkinan efek samping, seperti toksisitas.

Sebelumnya, Menteri Kesehatan Korea Selatan Park Neung-hoo berusaha meredakan kecemasan publik yang semakin meningkat atas vaksinasi flu, dengan menekankan bahwa program gratis itu akan tetap berjalan sesuai rencana.

Baca Juga: Remaja 17 tahun meninggal setelah disuntik vaksin flu musiman di Korsel

Selanjutnya


  • INDEKS BERITA

Tag
  • Korea Selatan
  • Vaksinasi
  • vaksin flu