PDB Indonesia masih lebih baik, lelang sun diramal masih akan ramai

PDB Indonesia masih lebih baik, lelang sun diramal masih akan ramai

Reporter: Danielisa Putriadita | Editor: Handoyo .

– JAKARTA. Penambahan jumlah pasien Covid-19 masih membayangi pasar keuangan dalam negeri. Perlambatan pertumbuhan ekonomi sulit untuk dihindarkan. Namun, analis memproyeksikan minat investor pada lelang Surat Utang Negara (SUN), Selasa (11/8) akan tetap ramai.

Pagebluk pandemi memukul pertumbuhan ekonomi Indonesia kuartal II-2020 jatuh ke minus 5,32%. Meski begitu, Head of Fixed Income Trimegah Asset Management Darma Yudha optimistis jumlah penawaran yang masuk di lelang SUN pekan depan tidak akan jauh berbeda dari lelang sebelumnya dan berpotensi meningkat.

“Permintaan di lelang SUN masih akan kuat karena pertumbuhan ekonomi kemarin sudah pasar ekspektasikan,” kata Yudha, Jumat (7/8).

Baca Juga: Ini rekomendasi susunan portofolio investasi di tengah ancaman resesi

Selain itu, kepercayaan diri investor untuk masuk ke pasar lelang SUN tersokong oleh pertumbuhan ekonomi Indonesia yang masih tidak jatuh terlalu dalam dibanding negara tetangga.

Padahal, risiko second wave pandemi masih membayangi, Yudha optimistis fundamental dalam negeri masih mendukung untuk mengundang investor masuk.”Fiskal kita kuat, tawaran yield juga tinggi, serta rupiah masih stabil,” kata Yudha.

Di lelang SUN pekan depan, Yudha memproyeksikan permintaan akan banyak datang dari perbankan dalam negeri. Sementara, investor asing mulai akan masuk secara perlahan, terkhusus di seri bertenor panjang.

Menurut Yudha, saat ini tawaran yield di negara berkembang cenderung rendah. Alhasil, asing jadi mencari yield yang lebih tinggi yang ada di seri tenor panjang. Sementara, Yudha melihat pemerintah masih akan stabil dalam memenangkan lelang. Yudha memproyeksikan jumlah yang pemerintah serap tidak akan jauh juga dari penyerapan di lelang sebelumnya.

Baca Juga: Masa resesi bisa jadi pintu masuk ke pasar saham untuk investasi jangka panjang

Sekedar informasi, pemerintah meraup dana Rp 22 triliun di lelang SUN dua pekan lalu. Sedangkan permintaan yang masuk pada lelang SUN saat itu mencapai Rp 72,78 triliun. Untuk pergerakan yield tertimbang rata-rata yang dimenangkan pemerintah saat itu cenderung lebih rendah dibanding lelang sebelumnya.

Yudha memproyeksikan tren penurunan yield masih akan terjadi. Hingga akhir tahun Yudha memproyeksikan yield berada 6,25%.

DONASI, Dapat Voucer Gratis!
Dukungan Anda akan menambah semangat kami untuk menyajikan artikel-artikel yang berkualitas dan bermanfaat.

Sebagai ungkapan terimakasih atas perhatian Anda, tersedia voucer gratis senilai donasi yang bisa digunakan berbelanja di KONTAN Store.

  • INDEKS BERITA

Tag
  • lelang SUN
  • SUN
  • surat utang negara (SUN)