Mitsubishi Heavy Industries Engineering Partners in New Concession of Dubai Metro and Dubai Tram in Joint Venture with Keolis and Mitsubishi Corp.

TOYOTA GAZOO Racing Announces Four-Car Team and All-New Toyota GR DKR Hilux T1+ for Dakar 2022

United States Infrastructure Bill Brings Cardano Billionaire to Washington

Mandalika Circuit to have Multiplier Effect on Lombok Tourism

SDK and SDMC Nominate H. Takahashi as New President and CEO

NEC Iris Recognition Technology Ranks first in NIST Accuracy Testing

Cielo Maintains No. 1 Global Ranking on 2021 HRO Today’s RPO Baker’s Dozen

RUPSLB Waskita Karya setujui rencana “right issue”

Spritzer Joins Hands with NGOs and Pledges Aid for Vulnerable Groups Affected by COVID-19

Subaru incar penjualan mobil otonom level 2 untuk jalan biasa

Kurs rupiah Rabu pagi melemah tipis dua poin

Citilink raih penghargaan maskapai dengan penerapan prokes terbaik

Kemarin, Bahlil undang Eropa sampai transaksi digital banking melonjak

Dewan IMF bertemu bahas tuduhan peran Georgieva di skandal data China

Mazda BT-50 hadir dengan mesin diesel baru

Ford Branco Raptor dikabarkan akan hadir di 2022

BlackRock, HSBC, UBS, pembeli terbesar obligasi China Evergrande

Novation Wire’s Global Distribution Helps Clients Achieve Global Audience for Less

Nano Labs Completed Another Round of Equity Financing Raising Tens of Millions of US

MC Reaches Agreement with Denbury on CO2 Transport and Storage Operations for Fuel Ammonia Production

BOJ diperkirakan pertahankan stimulus di tengah risiko deflasi

HUMAN Protocol (HMT) Now Listed on Bitfinex

Pacific Green Signs Offer for Debt Finance for Its First Battery Energy Storage Development at Richborough Energy Park

VYSYN Ventures Launches $30 Million Gaming Fund

Nolan Bushnell Joins the Inaugural Edition of World Esports & Gaming Summit in Asia

CEKD IPO shares oversubscribed by 131.61 times

Enigma Labs Launches “DragonScape” Play-to-Earn Public ICO

DSFR Announces Its Strategic Partnership with Mycashbackworld to Bring Cryptocurrency to Mainstream Commerce

Olympus Strengthens Surgical Portfolio with the Launch of POWERSEAL Advanced Bipolar Surgical Energy Devices

Olympus Strengthens Surgical Portfolio with the Launch of POWERSEAL Advanced Bipolar Surgical Energy Devices

Sesuaikan kondisi keuangan, Yogyakarta tunda bahas Raperda BPR Syariah

Yogyakarta () – Kondisi perekonomian dan kemampuan keuangan Pemerintah Kota Yogyakarta yang belum sepenuhnya pulih akibat pandemi COVID-19 menjadi alasan pemerintah daerah setempat untuk menunda pembahasan Raperda Bank Perkreditan Rakyat Syariah tahun 2021 ini.

“Namun demikian, kami memastikan bahwa pemerintah daerah tetap memiliki komitmen untuk mendorong pertumbuhan ekonomi syariah dari sektor keuangan,” kata Wakil Wali Kota Yogyakarta Heroe Poerwadi di Yogyakarta, Jumat.

Hanya saja, lanjut dia, pandemi COVID-19 disertai dengan meledaknya kasus di Kota Yogyakarta sejak Juli menjadikan pemerintah daerah perlu menyusun kembali strategi untuk mendorong pertumbuhan ekonomi syariah di kota tersebut.

“Pada tahun ini, pemerintah kota juga masih memiliki berbagai kewajiban yang harus dituntaskan khususnya penyertaan modal ke BPD DIY dan PDAM Tirtamarta. Nilai penyertaan modal yang akan diserahkan pun mengalami penyesuaian,” katanya.

Selain itu, Bank Jogja yang semula diharapkan dapat dijadikan sebagai embrio untuk mendirikan BPR Syariah kondisi keuangannya belum membaik usai diterpa kasus.

“Kami juga mendengarkan berbagai masukan terkait bank syariah yang tidak bisa lagi menjadi satu dengan bank konvensional. Harus bisa berdiri sendiri. Tentunya, bebannya akan semakin berat dan sulit jika dipaksakan beroperasi dalam kondisi sekarang,” katanya.

Oleh karenanya, Heroe mengatakan, komitmen Pemerintah Kota Yogyakarta untuk mendorong perekonomian syariah akan dialihkan dengan menyertakan modal ke bank syariah yang sudah ada dan beroperasi.

“Pilihan ini dirasa paling tepat. Memiliki bank syariah bukan lantas diartikan mendirikan bank baru, tetapi bisa juga dengan melakukan penyertaan modal ke bank syariah yang sudah beroperasi agar semakin kuat,” katanya.

Jika kondisi perekonomian sudah membaik bahkan pulih, rencana Pemerintah Kota Yogyakarta untuk mendirikan BPR syariah bisa kembali digodok. “Jadi, penundaan ini hanya masalah teknis saja karena kondisi perekonomian dan keuangan yang tidak memungkinkan. Komitmen tetap ada,” katanya.

Sebelumnya, Wakil Ketua Fraksi PAN DPRD Kota Yogyakarta Rifki Listianto mengatakan, langkah pemerintah daerah menunda pembahasan Raperda BPR Syariah telah mengingkari janji kampanye saat Pilkada 2017.

“BPR Syariah juga sudah masuk dalam RPJMD Pemerintah Kota Yogyakarta 2017-2022 yang seharusnya menjadi target untuk direalisasikan,” katanya.

Jika alasannya adalah kondisi perekonomian dan keuangan Pemerintah Kota Yogyakarta, maka Rifki menyebut Raperda BPRS Syariah masih bisa memasukkan klausul untuk pembentukan bank syariah dimulai saat kondisi keuangan memungkinkan.

Baca juga: Menkeu: Keuangan syariah elemen kunci ciptakan stabilitas keuangan

Pewarta: Eka Arifa Rusqiyati
Editor: M Razi Rahman
COPYRIGHT © 2021