Super Indo & Transmart dukung surat edaran Mendag soal kelancaran distribusi barang

Super Indo & Transmart dukung surat edaran Mendag soal kelancaran distribusi barang

Reporter: Selvi Mayasari | Editor: Noverius Laoli

– JAKARTA. Kementerian Perdagangan telah menerbitkan surat edaran tentang jaminan ketersediaan dan kelancaran pasokan barang bagi masyarakat di tengah pandemi virus Corona.

Surat yang dirilis pada Jumat, 3 April 2020 itu meminta agar supermarket, terutama yang menyediakan bahan pokok, untuk menambah jam operasionalnya di waktu tertentu.

Baca Juga: Harga promo Superindo 3-5 April 2020, diskon akhir pekan!

Menanggapi hal tersebut, D. Yuvlinda Susanta, Head of Corporate Affairs & Sustainability PT Lion Super Indo mengatakan, surat edaran Mendag tersebut membantu pengusaha ritel untuk menjalankan perannya membantu masyarakat mendapatkan akses bahan pokok dan kebutuhan penting lainnya di masa yang sulit ini dengan lebih baik.

“Kami yakin dengan koordinasi pemerintah pusat dan daerah yang selaras, fungsi ritel akan maksimal. Saat ini Super Indo sudah menjalankan apa yang menjadi rekomendasi Pemerintah dalam hal social distancing, pembatasan jam operasional, dan juga standar Kebersihan termasuk mewajibkan pelanggan untuk diukur suhu badannya dan menggunakan masker,” ujar Yulvinda kepada , Minggu (05/4).

Baca Juga: Cegah penyebaran corona, Metropolitan Land tutup sementara sejumlah mall

Yulvinda juga menjelaskan, untuk layanan pesan antar, Super Indo bekerjasama dengan aplikasi Grab Grocery dan Happy Fresh yang langsung dapat digunakan oleh pelanggan dengan mengunduh di ponsel pintarnya melalu App Store dan Google Play Store. Menurutnya, untuk syarat & ketentuan serta metode pembayaran, sudah tertera di kedua aplikasi tersebut.

“Saat ini Super Indo juga terus melalukan koordinasi dan kerjasama dengan para pemasok sehingga diharapkan stok kebutuhan pelanggan dapat terpenuhi,” kata Yulvinda.

Selanjutnya


  • INDEKS BERITA

Tag
  • Bisnis Ritel
  • Hari Ritel Nasional
  • kredit ritel
  • nasabah ritel