Block Akan Mem-PHK Ratusan Karyawan di Tengah Restrukturisasi, Sementara Tether Perluas Tenaga Kerja

(SeaPRwire) –  

TLDR

  • Block mungkin akan memangkas hingga 10% staf selama penilaian kinerja tahunan yang berakhir pada akhir Februari.
  • Ini akan menjadi putaran PHK besar ketiga Block, menyusul pemotongan pada 2024 dan 2025.
  • Tether berencana merekrut 150 staf lagi, menambah timnya dari 300 orang di tengah ekspansi global.
  • Tether berinvestasi di AI, energi, komunikasi, dan telah mendukung platform seperti Rumble.
  • Saham Block turun 37% selama setahun terakhir; kapitalisasi pasar USDT Tether naik menjadi $185 miliar.

Block Inc., yang dipimpin oleh Jack Dorsey dan dikenal dengan layanan seperti Cash App, Square, dan Afterpay, bersiap untuk memangkas hingga 10% dari tenaga kerjanya. Pengurangan ini adalah bagian dari strategi restrukturisasi yang lebih luas yang akan berlanjut hingga Februari. Pada saat yang sama, Tether, perusahaan di balik stablecoin USDT, sedang memperluas tim dan kehadiran globalnya, mengarahkan laba ke investasi strategis dan rekrutmen.

Block Rencanakan PHK Lagi Selama Restrukturisasi yang Berlangsung

Bloomberg melaporkan bahwa Block berencana untuk memberitahu ratusan karyawan tentang pemotongan pekerjaan sebagai bagian dari evaluasi kinerja tahunan. Proses ini akan mempengaruhi staf di berbagai departemen dan akan berjalan hingga akhir Februari.

Ini adalah putaran ketiga pemotongan pekerjaan Block dalam dua tahun. Pada Januari 2024, sekitar 1.000 staf di-PHK. Sebanyak 931 karyawan lainnya keluar pada Maret 2025. Tindakan ini mengikuti upaya restrukturisasi berkelanjutan yang dimulai pada 2024, termasuk integrasi Cash App dan Square serta peralihan ke penambangan Bitcoin.

Block juga mengurangi fokusnya pada platform seperti Tidal dan menutup divisi TBD-nya, sambil berinvestasi di Goose, alat AI internal yang bertujuan untuk meningkatkan efisiensi.

Hasil Keuangan Campuran dan Reaksi Pasar

Kinerja keuangan Block baru-baru ini tidak konsisten. Sementara kuartal kedua 2025 menunjukkan peningkatan laba kotor sebesar 14%, hasil kuartal ketiga jatuh di bawah ekspektasi analis. Pendapatan mencapai $6,11 miliar dibandingkan dengan proyeksi $6,34 miliar, sementara laba per saham yang disesuaikan berada di $0,54, meleset dari perkiraan $0,63.

Pasar merespons dengan penurunan 10% dalam harga saham Block pada perdagangan setelah jam pasar. Selama setahun terakhir, saham Block telah turun sekitar 37%, dan 13% sejak Januari 2026. Saham ditutup pada sesi Jumat di $55,97, kenaikan 4,85%.

Investor akan menonton dengan cermat laporan pada 26 Februari, yang dapat memberikan kejelasan lebih tentang strategi pengurangan biaya dan pengaruhnya terhadap profitabilitas.

Tether Perluas Tenaga Kerja dan Operasi Global

Sementara Block memotong pekerjaan, Tether sedang bertumbuh. Penerbit stablecoin ini baru-baru ini mencapai 300 karyawan dan berencana merekrut tambahan 150 orang dalam 18 bulan ke depan. Perekrutan ini akan mencakup pengembang, ahli peraturan, dan peran yang berfokus pada AI di wilayah seperti Italia, UAE, Ghana, dan Brasil.

Tether juga meningkatkan investasinya di sektor-seperti seperti robotika, kecerdasan buatan, dan energi. Perusahaan telah mendukung proyek-proyek seperti komunikasi satelit dan platform hosting video Rumble, yang baru-baru ini menambahkan fungsionalitas dompet kripto.

Pada konferensi baru-baru ini, CEO mempresentasikan “freedom technology stack” Tether, yang bertujuan untuk menggabungkan alat keuangan, AI, dan pengembangan infrastruktur.

Strategi Global dan Persaingan di Pasar Stablecoin

Tether terus bersaing dengan perusahaan seperti Circle sambil beroperasi di bawah perhatian regulator yang semakin besar. Perusahaan telah merespons dengan memperluas ke yurisdiksi seperti Abu Dhabi Global Market, di mana regulasi aset digital sedang berkembang.

Perusahaan menginvestasikan $150 juta di Gold.com dan $100 juta lagi di Anchorage Digital untuk memperkuat cadangan asetnya dan hubungan dengan infrastruktur yang diatur. Kapitalisasi pasar USDT Tether naik dari $140 miliar menjadi $185 miliar selama setahun terakhir.

Sementara perusahaan AS seperti Block mengurangi skala, Tether menggunakan keuntungan finansialnya untuk berekspansi ke sektor baru dan membangun jejak global yang lebih luas.

Artikel ini disediakan oleh penyedia konten pihak ketiga. SeaPRwire (https://www.seaprwire.com/) tidak memberikan jaminan atau pernyataan sehubungan dengan hal tersebut.

Sektor: Top Story, Daily News

SeaPRwire menyediakan distribusi siaran pers real-time untuk perusahaan dan lembaga, menjangkau lebih dari 6.500 toko media, 86.000 editor dan jurnalis, dan 3,5 juta desktop profesional di 90 negara. SeaPRwire mendukung distribusi siaran pers dalam bahasa Inggris, Korea, Jepang, Arab, Cina Sederhana, Cina Tradisional, Vietnam, Thailand, Indonesia, Melayu, Jerman, Rusia, Prancis, Spanyol, Portugis dan bahasa lainnya.