Ada 22 kali Aksi Penembakan di Intan Jaya

 

TIM Gabungan Pencari Fakta (TGPF) kembali ke Jakarta usai bertugas mengumpulkan informasi untuk mengusut aksi penembakan dan kekerasan kelompok kriminal bersenjata (KKB) di Kabupaten Intan Jaya, Papua. TGPF kembali ke Ibukota melalui Bandara Mosez Kilangin Kabupaten Mimika, Senin (12/10).

Kapolda Papua Irjen Pol Paulus Waterpauw, menuturkan aparat keamanan TNI-Polri akan terus mengawal tim TGPF guna mengumpulkan beberapa data maupun informasi di lapangan.

"Kedepan beberapa pihak yang akan datang kami akan bantu semaksimal mungkin," terangnya.

Paulus menuturkan, pihaknya akan terus melakukan pengejaran terhadap kelompok bersenjata tersebut. Pasalnya, kelompok tersebut (KKB) sebenarnya memiliki senjata yang bukan hak dan kewenangnya. Selain itu, kelompok tersebut juga telah melakukan gangguan nyata dengan tercatat sudah 22 kali melakukan aksi penembakan yang terjadi di Intan Jaya.

"Tentunya saya sangat prihatin akan hal tersebut, tapi kami tetap akan terus berupaya semaksimal mungkin untuk bisa mengungkap semua kejahatan yang telah dilakukan oleh KKB," paparnya.

baca juga: KKB di Intan Jaya makin Brutal

Ia pun meminta dukungan semua pihak agar tidak ada lagi kejahatan yang dilakukan kepada warga dan aparat TNI/Polri di Kabupaten Intan Jaya.

"Kiita ingin hidup damai tanpa adanya gangguan kelompok tersebut," ucap Paulus.

Paulus pun memberikan jaminan kepada warga unthm dapat beraktifitas seperti sediakala tanpa adanya rasa takut di Tanah Jaya. (OL-3)