American Express Options Showdown: Bulls on the Rise

American Express

(SeaPRwire) –   Setelah laba kuartal keempat American Express (NYSE: AXP) melonjak 23% dibandingkan tahun sebelumnya, investor memberikan respon positif dengan mendorong saham AXP naik 7%. Reaksi optimistis ini muncul di tengah pertumbuhan ekonomi yang tangguh sebesar 3,3% pada kuartal keempat 2023. Kinerja keuangan positif dan kinerja ekonomi menempatkan AXP sebagai investasi yang potensial menguntungkan.

Ketahanan Ekonomi dan Perilaku Konsumen

Penampilan yang kuat dari ekonomi AS di tengah inflasi dan kenaikan suku bunga telah berkontribusi terhadap sentimen bullish yang mengelilingi saham AXP. Meskipun ada kekhawatiran tentang keberlanjutan belanja konsumen, American Express melaporkan peningkatan signifikan sebesar 17% pada saldo yang dipertahankan, yang berpotensi menjadi pendapatan bunga lebih tinggi bagi penerbit kartu kredit.

Namun, ada indikator yang bertentangan, seperti kenaikan gagal bayar dan kerugian kredit, yang menimbulkan pertanyaan tentang stabilitas keuangan konsumen. Pergeseran perilaku konsumen menuju menabung, seperti yang tercermin dalam kenaikan tingkat tabungan pribadi pada tahun 2023, memperkompleksikan prospek lebih lanjut. Suku bunga yang lebih tinggi mendorong menabung dan menghukum belanja melalui biaya peluang.

Perdagangan Opsi dan Sentimen Pasar

Pasar opsi untuk saham AXP menyajikan medan pertempuran antara bull dan bear. Terlebih lagi, AXP muncul sebagai sorotan utama dalam screener Barchart untuk volume opsi saham yang tidak biasa, dengan total volume mencapai 133.106 kontrak terhadap pembacaan kepentingan terbuka sebesar 283.519. Volume panggilan melebihi volume jual, menghasilkan rasio jual/panggilan sebesar 0,64, yang mendukung bull.

Meneliti transaksi signifikan di screener aliran opsi Fintel, lembaga-lembaga melakukan transaksi terkenal, termasuk menjual kontrak put dengan pendapatan yang sangat kecil. Transaksi ini menunjukkan sentimen netral hingga bullish, karena investor bersedia membeli saham AXP pada harga strike yang ditentukan sambil mengumpulkan pendapatan dari put yang dijual.

Namun, transaksi yang menonjol adalah penjualan 1.694 kontrak dari Panggilan Apr 19 ’24 210,00, menghasilkan premi sebesar $424.530. Taruhan agresif ini menunjukkan keyakinan bahwa saham AXP tidak akan secara signifikan melampaui harga strike $210. Jika itu terjadi, penulis panggilan harus menjual saham dengan harga strike yang lebih rendah.

Eksposur Gamma dan Faktor Risiko

Skor eksposur gamma (GEX) AXP berada di -1, menunjukkan bahwa seiring kenaikan nilai saham, posisi opsi yang mendasarinya menjadi kurang sensitif terhadap kenaikan lebih lanjut. Hal ini sangat relevan mengingat minat yang besar pada panggilan yang dijual.

Investor disarankan untuk memantau GEX dengan cermat, karena nilai negatif yang meningkat dapat memperbesar kerugian bagi mereka yang memegang posisi panggilan pendek terhadap saham AXP. Risiko yang meningkat ini meningkatkan potensi terjadinya gamma squeeze, yang mempengaruhi dinamika perdagangan opsi.

Kesimpulan

Meskipun saham AXP berpotensi melonjak lebih tinggi, didorong oleh optimisme dan kinerja keuangan yang kuat, kehati-hatian disarankan. Data menunjukkan bahwa menjual pendek saham AXP mungkin bukan langkah yang bijak. Sentimen secara keseluruhan cenderung merekomendasikan pembelian, mengingat kinerja keuangan positif dan profil pemegang kartu AmEx yang cenderung berada dalam posisi keuangan yang lebih baik daripada konsumen rata-rata. Namun, kompleksitas perdagangan opsi dan faktor risiko harus dipertimbangkan dengan cermat dalam merancang strategi investasi untuk AXP.

Artikel ini disediakan oleh penyedia konten pihak ketiga. SeaPRwire (https://www.seaprwire.com/) tidak memberikan jaminan atau pernyataan sehubungan dengan hal tersebut.

Sektor: Top Story, Daily News

SeaPRwire menyediakan distribusi siaran pers real-time untuk perusahaan dan lembaga, menjangkau lebih dari 6.500 toko media, 86.000 editor dan jurnalis, dan 3,5 juta desktop profesional di 90 negara. SeaPRwire mendukung distribusi siaran pers dalam bahasa Inggris, Korea, Jepang, Arab, Cina Sederhana, Cina Tradisional, Vietnam, Thailand, Indonesia, Melayu, Jerman, Rusia, Prancis, Spanyol, Portugis dan bahasa lainnya.