Bank Mandiri Siap Salurkan Bansos Rp18,6 Triliun

 

PT Bank Mandiri Tbk siap menyalurkan bantuan sosial (bansos) senilai Rp18,6 triliun, yang terdiri atas bantuan sosial Program Keluarga Harapan (PKH) kepada sekitar 2,1 juta keluarga penerima manfaat (KPM), dan bantuan sosial program sembako kepada sekitar 4,3 juta KPM.

Langkah ini merupakan res pons positif Bank Mandiri bersama Bank Himbara dan PT POS untuk membantu pemerintah memperkuat jaring pengaman sosial bagi masyarakat. Bank Mandiri sudah terlibat dalam penyaluran bansos sejak 2017.

Pada 2020, Bank Mandiri telah menyalurkan sekitar Rp7,3 triliun program sembako/BPNT kepada sekitar 3,5 juta KPM, dan menyalurkan sekitar Rp6,2 triliun Program Keluarga Harap an kepada sekitar 1,6 juta KPM. Secara keseluruhan Bank Mandiri telah menyalurkan bantuan senilai Rp13,5 triliun pada 2020.

Direktur Utama Bank Mandiri Darmawan Junaidi menegaskan, pihaknya siap bersinergi dengan Kementerian Sosial, pemda, serta pendamping ban sos di seluruh Indonesia dengan melibatkan 24.197 Agen Bank Mandiri.

Adapun proses pencairan bansos akan dilakukan secara nontunai melalui ATM maupun agen bank agar program ini dapat berlangsung secara efi sien, tepat sasaran, tepat jumlah, tepat waktu, tepat kualitas, dan tepat administrasi.

“Kami dan Bank Himbara lainnya juga telah melakukan pendataan dan pendistribusian kartu keluarga sejahtera (KKS), KPM penerima bansos Bank Mandiri akan bertambah sekitar 769 ribu,” ungkapnya dalam peluncuran penyaluran bansos 2021 yang dilakukan di Istana Negara, kemarin.

Sebagai upaya mempersiapkan penyaluran bansos di te ngah wabah covid-19, Bank Mandiri tetap menjaga dan me lakukan monitor kesehatan setiap pegawai.

Selain itu, Bank Mandiri juga melakukan berbagai upaya untuk dapat meminimalkan dan mencegah penyebaran covid-19 dengan menginstruksikan kepada petugas bansos Bank Mandiri dan Agen Mandiri untuk menerapkan protokol kesehatan saat penyaluran ban sos. (Des/E-1)