Berbuka dengan para Manula di Bantaran Sungai Code

 

WAKTU sudah menunjukkan pukul 17.00 WIB. Sekira 30 menit lagi waktu buka puasa untuk wilayah Kota Yogyakarta, DIY. Sekelompok anak muda dengan beberapa tas kresek berukuran besar menghampiri sebuah gapura bertuliskan Kampung Code.

Tas kresek tersebut berisi paket buka puasa, yaitu nasi kotak, mi instan, dan air mineral yang akan dibagikan kepada warga.

"Sasaran kami sebenarnya manula, tetapi kami juga memberikan paket untuk buka puasa ini kepada keluarga yang kami temui," kata Veronica Christamia Juniarmi, penggagas gerakan Tempat Nasi Jogja, Jumat (16/4).

Hari itu mereka membawa 150 paket berbuka. Melalui aksi ini, ia ingin merangkul masyarakat Yogyakarta untuk saling menghargai dan mencintai siapa pun di sekitarnya.

Soenah, 70, tampak gembira ketika paket buka puasa itu sampai ke tangannya. Ia pun mengaku, selama empat hari puasa ini, baru kali ini mendapat buka puasa. Namun, untuk bantuan bahan pokok, ia sudah pernah menerima.

"Senang sekali. Ini berkah dan rezeki untuk berbuka. Saya puasa," ungkapnya.

Dalam sejarahnya, Kampung Code yang menjadi lokasi pembagian paket buka bersama hari itu pada sekitar 1980-an pernah mendapat pendampingan dari arsitek sekaligus pemuka agama Katolik, Romo YB Mangunwijaya. (AT/H-2)