BST Gelombang II Mulai Digulirkan

 

BANTUAN sosial tunai gelombang II mulai diluncurkan pemerintah, kemarin. Warga di Kota Bandung, Jawa Barat, menjadi yang pertama menerima bantuan yang besarnya Rp300 ribu per bulan dan akan disalurkan setiap bulan hingga Desember.

“Jumlahnya memang lebih kecil daripada gelombang I yang besarnya Rp600 ribu per bulan, selama tiga bulan. Kami berharap BST ini bisa memenuhi kebutuhan dasar,” kata Menteri Sosial Juliari P Batubara saat mengawal penyerahan BST di Kantor Pos Cibeunying Kidul, Kota Bandung, kemarin.

Menurut dia, penerima BST ialah mereka yang tidak terdaftar sebagai penerima program sembako dan Program Keluarga Harapan. “Mereka merupakan keluarga yang tercantum dalam data terpadu kesejahteraan sosial yang diusulkan daerah. Kami akan terus melakukan perbaikan data.”

Di tempat yang sama, Dirjen Penanganan Fakir Miskin Asep Sasa Purnama mengakui penye­rahan BST gelombang I belum mencapai 100%. Di tiga wilayah, pencapaiannya berkisar 97%-98%.

“Bencana banjir yang melanda beberapa kabupaten, akses transportasi yang terbatas, dan kondisi geografis menjadi kendala. Ada juga yang menolak karena tidak semua warga menerima dan penerima tidak sesuai dengan daftar,” jelasnya.

Di Yogyakarta, Menteri Ko­perasi dan UKM Teten Masduki memastikan pemerintah terus membantu UMKM agar bertahan di masa pandemi. Pemerintah sudah menggulirkan modal kerja untuk mereka sebesar Rp2,4 juta per UMKM.

“Daftar penerima seperti yang ada di dinas koperasi. Untuk UMKM sektor pangan, pemerintah juga membantu agar produksi mereka terserap oleh pasar,” lanjutnya. (BY/AT/AD/N-2)