Infrastruktur untuk Negeri

 

JARINGAN internet kini sudah menjadi salah satu kebutuhan utama. Proyek Palapa Ring dari Badan Aksesibilitas Telekomunikasi dan Informasi, Kementerian Komunikasi dan Informasi (Bakti Kominfo) menjawab kebutuhan tersebut dengan pembangunan infrastruktur berupa pembangunan serat optik sepanjang 12.229 kilometer.

Pembangunan yang menghadirkan jaringan internet cepat tersebut akan menjangkau 57 kabupaten/kota di seluruh Indonesia.

Untuk itu, tim Media Indonesia dan Metro TV bekerja sama dengan Bakti Kominfo melakukan perjalanan bertajuk ‘Bakti untuk Negeri  Ekspedisi Kalimantan’. Ekspedisi itu untuk merekam manfaat keberadaan internet cepat bagi masyarakat sekaligus memotret keindahan dan kekayaan alam pulau-pulau di Indonesia.

Perjalanan dimulai dari ‘KotaSeribu Kelenteng’, Singkawang. Di sini, terekam harmonisasi dalam keberagaman di masyarakat Singkawang.

Mereka memanfaatkan jaringan internet cepat dalam kehidupan sehari-hari. Bahkan, penduduk asli Dayak pun menggunakan internet sebagai sarana untuk melestarikan budaya mereka.

Tim juga mengekspolari Tanjung Selor, Malinau dan Pulau Nunukan Sebatik di provinsi termuda RI, Kalimantan Utara. Meskipun jauh di perbatasan, komunikasi di kawasan itu tetap lancar karena ada jaringan internet.

Masyarakat memanfaatkan jaringan internet untuk mengenalkan potensi yang ada, seperti destinasi desa wisata di Pulau Sapi yang memiliki suasana asri dan rumahrumah khas yang dihiasi seni lukis motif Dayak.

Di Pontianak tim ekspedisi berjumpa dengan musisi Dayak yang memanfaatkan media sosial untuk melestarikan seni budaya tradisional, yaitu alat musik has suku Dayak yang bernama Sape.

Tim ekspedisi juga menikmati jalan tol pertama di Kalimantan menuju kota terbesar di Kalimantan Timur, Balikpapan. Sebagai daerah yang terpilih menerapkan program menuju 100 Smart City, Balikpapan melesat maju dengan pembangunan infrastruktur yang pesat. Masyarakatnya sudah terbiasa menggunakan aplikasi melalui telepon seluler untuk mencari informasi, bahkan sektor pendidikan pun sudah terkoneksi dengan jaringan internet.

Perjalanan berlanjut menuju Kabupaten Sangau untuk merekam kisah penari yang mendedikasikan hidupnya di sanggar-sanggar untuk melestarikan tarian Dayak yang dikolaborasi dengan unsur modern.

Di Tenggarong dan Samarinda, Tim Bakti untuk Negeri Ekspedisi Kalimantan menyaksikan pesona Sungai Mahakam, sungai terbesar yang membelah Kalimantan Timur, sembari melihat kapal-kapal pengangkut yang membawa hasil bumi dari hulu ke hilir.

Tiba di Kabupaten Landak, tim langsung menuju Desa Parek untuk melihat VSAT yang dibangun Bakti Kominfo yang mendukung jaringan internet cepat bagi para warga, termasuk manfaatnya pada para pelajar.

Ekspedisi berakhir di Penajam Paser Utara, Kalimantan Timur. Sebagai bakal ibu kota baru RI, peran proyek Palapa Ring sangat penting dalam mengembangkan potensi lokal.

Perjalanan Tim Bakti Untuk Negeri Ekspedisi Kalimantan ini dapat Anda saksikan di Metro TV dan Medcom.id. (per/S1-25)