ISIS Klaim Bertanggung Jawab Atas Serangan Bersenjata di Wina

 

KELOMPOK teroris ISIS pada Selasa (3/11) mengaku bertanggung jawab atas serangan bersenjata di kota Wina, Austria Senin (2/11) malam. Serangan yang menewaskan 4 orang dan 17 lainnya luka-luka dikonfirmasi kelompok itu dalam sebuah pernyataan di saluran Telegramnya. Pernyataan itu mengidentifikasi bahwa tersangka merupakan bagian dari kelompok itu. Seorang tentara kekhalifahan yang bertanggung jawab atas serangan pada Senin malam di ibukota Austria.

Dalam pernyataan terpisah yang disertai dengan foto penyerang bersenjata, disebut bahwa serangan itu merupakan senjata propaganda ISIS.

"Serangan senjata kemarin (Senin) oleh seorang pejuang ISIS di kota Wina," Amaq mengutip.

Sebelumnya, kelompok bersenjata menyerang enam lokasi di Wina tengah pada Senin malam, dimulai di luar sinagoga utama. Para saksi mengatakan orang-orang itu menembaki kerumunan di bar dengan senapan otomatis. Banyak orang memanfaatkan malam terakhir sebelum jam malam nasional diberlakukan karena Covid-19.

baca juga: Polisi Buru Pelaku Serangan

Polisi mengkonfirmasi pada hari Selasa bahwa tiga warga sipil tewas dalam serangan itu, terdiri dari dua pria dan satu wanita, serta 15 prang terluka termasuk seorang petugas sipil. Polisi menutup sebagian besar pusat bersejarah Wina dalam semalam dan mendesak masyarakat untuk berlindung. Banyak yang mengungsi di bar dan hotel, sementara transportasi umum di seluruh kota tua itu ditutup dan polisi menjelajahi kota. Ibukota Austria sejauh ini terhindar dari jenis serangan militan mematikan yang melanda Paris, London, Berlin, Brussel dan lainnya dalam beberapa tahun terakhir.(AFP/OL-3)