Jefri Setiawan Cetak Rekor Dunia Main Piano Dengan Mata Ditutup

 

ALUNAN nada mengalir indah dari permainan piano seorang remaja, Jefri Setiawan. Bukan permainan piano biasa, karena pada kesempatan ini sang pianis memadukan nada-nada tersebut dengan mata tertutup.

Penampilan kali ini juga boleh dibilang cukup istimewa bagi Jefri. Siswa kelas 9, SMP Negeri 2 Kendal, Jateng itu akhirnya berhasil memecahkan rekor dunia dengan memainkan 150 lagu, selama 3 jam 45 menit tanpa henti.

Berkat pencapaian ini, Jefri kemudian diganjar penghargaan dari Europan Records Book dan American Book of Records. Ia berhasil memenuhi empat syarat yang dibutuhkan, yang mana diantaranya adalah menghafal lebih dari 120 lagu dan memainkan dalam keadaan mata tertutup.

Pemecahan rekor dan pemberian penghargaan ini berlangsung di Universitas Yarsi, Jakarta. Acara turut dihadiri oleh berbagai kalangan mulai dari akademisi, perwakilan instansi pencatat rekor, pemerintah, hingga musisi.

Rektor Universitas Yarsi, Fasli Jalal mengatakan mereka diminta menyiapkan tempat untuk pemecahan rekor ini. Menanggapi permintaan itu, mereka lantas bergerak bersama beberapa pihak untuk menyiapkan peralatan dan teknologi.

"Semua mendukung dan akhirnya Jefri bisa memecahkan rekor ini," katanya, seperti diberitakan Metro TV, Kamis, (25/3).

Wakil Ketua MPR RI, Lestari Moerdijat turut menghadiri acara ini secara daring. Ia yakin apa yang dilakukan Jefri kali ini akan menjadi pesan yang membanggakan di tengah-tengah situasi pandemi Covid-19.

"Tetap berkarya dengan potensi luar biasa yang dimiliki akan menjadi salah satu mutiara yang bisa membangkitkan semangat seluruh anak bangsa," katanya, lewat sambungan video konferensi.

Sementara itu, Jefri sendiri mengaku lega akhirnya dapat memainkan 150 lagu tanpa kendala. Penghargaan kali ini ia persembahkan untuk bangsa Indonesia agar nantinya ada generasi mendatang yang dapat meneruskan jejaknya.

Ketika bermain piano dengan mata tertutup, Jefri mengatakan apa yang ada di pikirkannya adalah urutan lagu berikutnya. Sebab, dalam pemecahan rekor itu urutan lagu tidak boleh terbalik.

"Yang Jefri rasakan itu capek. Tapi tidak apa-apa capek, demi perjuangan bangsa dan mengharumkan nama Indonesia. Jefri banyak berterimakasih untuk semua pihak yang mendukung, berharapnya semoga kedepan ada Jefri-Jefri lainnya yang ikut mengharumkan nama bangsa," pungkasnya. (OL-13)