Jumlah Turis Asing Meningkat

 

WISATAWAN mancanegara (wisman) ke DKI Jakarta melalui 2 pintu masuk, yaitu Bandara Soekarno Hatta dan Halim Perdana Kusuma, pada September 2020 meningkat dibandingkan Agustus 2020. Namun jika dibandingkan dengan kunjungan wisman bulan yang sama pada tahun sebelumnya memang menurun sangat tajam.

“Wisatawan mancanegara tercatat naik 67,77% dibandingkan bulan sebelumnya. Ada 4.487 kunjungan pada Agustus 2020 menjadi 7.528
kunjungan pada September 2020,” kata Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) DKI Jakarta Buyung Airlangga dalam konferensi pers, kemarin.

Sebaliknya, jika dibandingkan dengan bulan yang sama tahun sebelumnya, jumlah kunjungan wisman bulan September 2020 turun 96,45%.
“Hal itu bisa dimaklumi karena masih ada wabah covid-19 yang membuat banyak negara melarang warganya bepergian ke luar negeri,” ungkapnya.

Secara total jumlah wisma terbanyak yang berkunjung ke DKI Jakarta pada September 2020 sebanyak 4.961 kunjungan atau 65,90% dari keseluruhan kunjungan ke DKI Jakarta berasal dari lima negara.

“Lima negara tersebut ialah Tiongkok dengan 3.604 kunjungan atau 47,87%, Korea Selatan 588 kunjungan atau 7,81%, Jepang 306 kunjungan atau 4,06%, Amerika Serikat 278 kunjungan atau 3,69%, dan Inggris 185 kunjungan atau 2,46%,” papar Buyung.

Tingkat penghunian kamar (TPK) pun meningkat. TPK hotel berbintang di DKI pada September 2020 tercatat 38,96%. “Jumlah ini naik sebesar 2,78% dibandingkan TPK pada Agustus 2020,” kata Buyung.

Menurut klasifikasi hotel berbintang pada September 2020, TPK hotel bintang satu merupakan yang tertinggi yaitu 51,50%, sedangkan yang terendah TPK hotel bintang empat yaitu sebesar 31,28%.

Banyaknya malam tamu terhadap tamu yang datang dan menginap ialah rata-rata lama menginap. Secara agregat, rata-rata lama menginap tamu yaitu tamu asing dan tamu Indonesia pada hotel berbintang pada September 2020 ialah selama 2,27 hari, naik 0,19 hari jika dibandingkan rata-rata lama menginap pada Agustus 2020 yang sebesar 2,08 hari. (Put/J-1)