Kenaikan yang Bullish pada Kakao: Menganalisis Potensi Rally

Cocoa Prices

(SeaPRwire) –   Pada tanggal 20 November 2023, harga ICE cocoa futures di dekatnya diperdagangkan pada harga $4.051 per ton. Maju cepat ke awal Februari 2024, dan harga tersebut naik hampir $2.000 per ton, melampaui rekor tertinggi pada tahun 1977.

Momentum yang Berlanjut dalam Kenaikan Cocoa

Setelah mencapai titik terendah $1.979 per ton pada bulan Juni 2017, harga ICE cocoa futures secara konsisten membentuk titik terendah yang lebih tinggi dan titik tertinggi yang lebih tinggi. Pola bullish ini, berujung pada titik tertinggi baru-baru ini sebesar $6.030 per ton pada tanggal 9 Februari, tanpa tanda-tanda perlambatan yang jelas, kenaikan harga cocoa tampaknya akan terus berlanjut.

Melampaui Puncak Tahun 1977

Kenaikan harga cocoa telah mendorongnya melampaui harga tertinggi tahun 1977, menandai harga tertinggi yang diamati dalam empat puluh tujuh tahun. Grafik jangka panjang yang menelusuri kembali ke tahun 1970 menunjukkan lintasan cocoa yang luar biasa, menargetkan rekor tertinggi tahun 1977 sebesar $5.379 per ton. Sejak mencapai titik terendah $2.192 per ton pada bulan September 2022, harga cocoa futures telah melonjak lebih dari 175%, mempertahankan lintasan bullish yang agresif.

Tantangan Cuaca di Afrika Barat Dorong Harga Naik

Pantai Gading dan Ghana, negara-negara penghasil cocoa utama, telah bergulat dengan kondisi cuaca yang buruk. Kondisi yang sama pada pertengahan tahun 1970-an sebelumnya telah mendorong harga cocoa ke rekor tertinggi. Pada tahun 2023 dan awal tahun 2024, curah hujan yang berlebihan menyebabkan keterlambatan panen dan meningkatkan kekhawatiran tentang penyakit tanaman, memperburuk kekurangan pasokan. Mengingat peran penting cuaca dalam harga komoditas pertanian, cocoa mengalami lonjakan yang didorong oleh potensi defisit pasokan yang signifikan.

Mengantisipasi Puncak Siklus

Pasar komoditas secara inheren fluktuatif, sering mengalami pergerakan harga yang ekstrem yang didorong oleh tren siklus. Biasanya, harga naik ke level yang tidak berkelanjutan karena produksi meningkat, permintaan berkurang, dan inventaris meningkat, yang menandakan potensi puncak. Meskipun harga cocoa mungkin terus naik dalam waktu dekat, mencapai level yang tidak berkelanjutan, koreksi mulai terlihat di cakrawala. Peserta yang memegang posisi long disarankan untuk menerapkan trailing stop untuk melindungi keuntungan dan modal.

Mengambil Pelajaran dari FCOJ Futures

Pengalaman orange juice konsentrat beku (FCOJ) futures pada tahun 2023 berfungsi sebagai peringatan. Harga FCOJ melonjak ke level harga yang tidak berkelanjutan sebelum mengalami koreksi yang cepat. Skenario serupa dapat terjadi untuk cocoa futures, yang berpotensi mempengaruhi permintaan dan mempercepat koreksi harga yang signifikan. Sementara tren bullish berlanjut, manajemen risiko yang hati-hati adalah yang terpenting untuk menavigasi pasar komoditas yang bergejolak dengan sukses.

Menavigasi Medan Pasar Bull

Di pasar bull, potensi kenaikan secara teori tidak terbatas, tetapi risiko pembalikan yang tajam tampak besar. Karena harga cocoa melonjak, kemungkinan koreksi tajam meningkat. Bull harus berhati-hati, memanfaatkan trailing stop dan menahan diri saat menghadapi penurunan harga. Di pasar komoditas yang bergejolak, baik bull maupun bear bisa untung, tetapi mereka yang serakah menghadapi risiko kerugian yang signifikan saat tren berbalik. Oleh karena itu, manajemen risiko yang hati-hati sangat penting untuk mengurangi risiko sisi bawah dan memanfaatkan potensi keuntungan.

Artikel ini disediakan oleh penyedia konten pihak ketiga. SeaPRwire (https://www.seaprwire.com/) tidak memberikan jaminan atau pernyataan sehubungan dengan hal tersebut.

Sektor: Top Story, Daily News

SeaPRwire menyediakan distribusi siaran pers real-time untuk perusahaan dan lembaga, menjangkau lebih dari 6.500 toko media, 86.000 editor dan jurnalis, dan 3,5 juta desktop profesional di 90 negara. SeaPRwire mendukung distribusi siaran pers dalam bahasa Inggris, Korea, Jepang, Arab, Cina Sederhana, Cina Tradisional, Vietnam, Thailand, Indonesia, Melayu, Jerman, Rusia, Prancis, Spanyol, Portugis dan bahasa lainnya.