Korea Utara Tetap Bungkam soal Kim Jong-un

 

MEDIA Korea Utara (Korut) hingga kini masih bungkam tentang keberadaan Kim Jongun. Tidak ada laporan yang terpampang tentang aktivitas publik pemimpin Korut itu di tengah munculnya spekulasi tentang kesehatannya.

Spekulasi masalah kesehatan Kim mencuat setelah CNN, awal pekan ini, yang mengutip dari seorang pejabat Amerika Serikat, mengatakan Washington sedang menyelidiki laporan intelijen bahwa Kim berada dalam kondisi kritis setelah menjalani operasi.

Media pemerintah Korut baru-baru ini mengeluarkan laporan tentang Kim yang mengirim surat-surat diplomatik dan menyampaikan hadiah kepada warga yang dihormati, tetapi tidak memberikan laporan atau foto yang menampilkan aktivitas publiknya.

Korut juga menyebut Kim telah mengirim pesan lain kepada Presiden Suriah Bashar al-Assad. Kim menyatakan terima kasih kepada Bashar karena telah menyampaikan ucapan selamat pada ulang tahun almarhum kakeknya dan pendiri negara, Kim Il-sung. 

Kim terakhir kali terlihat di media pemerintah pada 11 April ketika memimpin rapat biro politik Partai Pekerja yang berkuasa, menyerukan langkah-langkah tegas melawan virus korona.

Namun, ketidakhadirannya dalam upacara penting memperingati ulang tahun ke-108 Kim Il-sung pada 15 April telah memicu spekulasi mengenai kesehatannya. Dia tidak pernah melewatkan lawatan ke makam kakeknya sejak menjabat pada akhir 2011.

Kim diperkirakan sedang tinggal di sebuah rumah peristirahatan di luar Pyongyang. Beberapa laporan media ber spekulasi Kim mungkin berada di kota pesisir timur Wonsan untuk menghindari virus korona.

Reaksi Trump

Presiden Amerika Serikat Donald Trump meyakini laporan CNN baru-baru ini yang menyebut kesehatan Kim Jong-un buruk ialah tidak benar. “Saya pikir laporan yang disampaikan itu ialah laporan palsu yang diberitakan CNN. Saya dengar mereka menggunakan dokumendokumen lama. Itulah yang saya dengar,” ungkap Trump, kemarin.

Trump menekankan hubungan baiknya dengan Kim dan berharap kesehatan pemimpin Korut itu tetap baik. Ia menolak mengatakan apakah pihaknya telah melakukan kontak dengan Korea Utara. (Yonhap/Hym/X-11)