Kudela Diskors 10 Laga karena Rasisme

 

UEFA, Rabu (14/4), mengumumkan keputusan menghukum bek Slavia Praha Ondrej Kudela berupa skorsing 10 pertandingan karena berperilaku rasis dalam laga 16 besar Liga Europa melawan klub Skotlandia, Rangers, bulan lalu.

Hukuman itu berlaku juga untuk pertandingan internasional, sehingga mempengaruhi peluang Kudela tampil membela timnas Rep Ceko di putaran final Piala Eropa 2020, musim panas ini.

Gelandang Rangers Glen Kamara mengajukan protes dan mengatakan dirinya mengalami pelecehan rasial oleh Kudela dalam laga leg kedua 16 besar Liga Europa, yang menimbulkan cekcok fisik baik di atas lapangan hingga ke lorong menuju ruang ganti.

Baca juga: Bek Slavia Praha Diskors 10 Laga Karena Rasisme

Kamara sendiri turut dihukum oleh UEFA berupa skorsing tiga pertandingan atas dasar serangan fisik terhadap pemain lain karena menyerang Kudela.

Insiden itu terjadi di periode akhir pertandingan leg kedua saat Kamara terlihat emosional setelah Kudela mendekatinya dan membisikkan sesuatu ke telinganya sembari menutupi wajahnya.

Dalam pernyataan yang disampaikan secara resmi oleh Slavia, Kudela mengakui menyampaikan kata-kata makian kepada pemain Rangers itu tetapi membantah tuduhan dirinya menggunakan bahasa bernada pelecehan rasial.

Slavia juga balik menuduh Kamara menyerang Kudela setelah pertandingan usai dan sempat mengajukan laporan resmi kepada kepolisian Skotlandia.

Dalam pernyataan putusan UEFA, skorsing Kudela meliputi satu hukuman larangan tanding yang sudah dijalani bek berusia 34 tahun itu dalam laga leg pertama perempat final Liga Europa melawan Arsenal, pekan lalu.  (Ant/OL-1)