Longsor, Jalur Puncak Ditutup Sementara    

 

BENCANA longsor terjadi di Jalur Puncak, Cisarua, Kabupaten Bogor, tepatnya di Desa Tugu Selatan, Minggu (10/1) malam. 

Akibat peristiwa tersebut jalur tersebut lumpuh. Karena tertutup material longsoran, jalan tersebut tidak bisa dilalui kendaraan atau ditutup dari dua arah, baik dari arah Bogor ke Cianjur maupun sebaliknya. 

Berdasarkan informasi dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Bogor, peristiwa tersebut terjadi sekitar pukul 23.00 WIB. 

"Kejadian sekitar pukul 23.00 WIB, di daerah bedeng seng sebelum Riung Gunung (arah dari Bogor), pas tikungan,"kata M Adam Kepala Seksi Kedaruratan BPBD Kabupaten Bogor, saat dikonfirmasi Media Indonesia melalui pesan singkat, Senin (11/1) dini hari

Dia menjelaskan, saat kejadian tidak hujan. Namun di atas longsoran tersebut, terdapat aliran air dan mata air yang dimanfaatkan warga sehari-hari. Diduga aliran air tersumbat, sehingga meluap.

"Tapi tidak ada korban, kendaraan ataupun bangunan yang terdampak,"katanya. 

Baca juga : Besok Basarnas Perluas Titik Pencarian Sriwijaya Air SJ-182

Namun karena material longsoran menutup badan jalan, sehingga akses tertutup. 

Panjang jalan tertutup, lanjutnya, sekitar 20 meter. Saat ini atau hingga pukul 03.00 WIB, penanganan tengah dilakukan dengan menggunakan 1 (satu) alat berat dari Dinas Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) dan tenaga manusia. Dilanjut penyemprotan oleh truk high pressure BPBD. Ada 10 personel BPBD yang saat ini berada di lokasi kejadian.

"Proses penyemprotan material longsoran menggunakan truk high pressure setelah material yang besarnya didorong oleh alat berat,"katanya. 

Karena itu, kepada masyarakat yang akan menuju Cianjur atau pun yang akan ke Bogor untuk menggunakan jalur Transyogi atau jalur Jonggol-Cariu. 

"Jalan masih ditutup sampai semuanya aman dan dapat dilalui.Semoga tidak hujan saja, mungkin nanti pagi bisa dilalui,"pungkasnya. (OL-7)