MMKSI Lanjutkan Mitsubishi CSR Education Program

 

Di tengah situasi yang masih tidak menentu ini, PT Mitsubishi Motors Krama Yudha Sales Indonesia (MMKSI) konsisten dalam memberikan kontribusinya dalam dunia pendidikan di Indonesia melalui program Mitsubishi CSR Education Program (MEP). Tahun ini, MMKSI mendonasikan lima unit Mitsubishi Xpander kepada lima Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) di Indonesia. 

Kelima SMK itu masing-masing: SMK Negeri 7 Baleendah, Bandung; SMK Negeri 1 Prabumulih, Palembang; SMKS Roudlotun Nasyiin, Mojokerto, SMK Yatpi Godong Grobogan, Grobogan; dan SMK Wisudha Karya Kudus, Kudus.

MMKSI juga akan memberikan training Mitsubishi Service Techician Education Program atau MSTEP-1 untuk para siswa terpilih setelah kondisi semakin kondusif. Materi yang diberikan mencakup keterampilan Teknik dasar otomotif yang merupakan program wajib bagi setiap mekanik Mitsubishi di seluruh dunia.

“Tujuan utama kami melaui MEP ini tentunya untuk mendukung Sekolah Kejuruan di Indonesia dalam rangka meningkatkan pengetahuan dan keterampilan para siswanya, khususnya yang berkaitan dengan teknologi Mitsubishi Motors. Harapan kami kedepannya para siswa dapat memperoleh keterampilan yang baik guna memenuhi kebutuhan industri otomotif di Indonesia,” Ungkap Presiden Direktur MMKSI Naoya Nakamura, Selasa (13/4).

Sejak pertama kali dilaksanakan pada 2014, Mitsubishi Motors di Indonesia telah mendonasikan 35 unit kendaraan termasuk donasi di tahun ini serta pelatihan kepada 495 orang siswa SMK dan masih akan terus meningkat apabila situasi telah semakin kondusif.

Dalam M-STEP 1, siswa akan mempelajari tentang pengetahuan dasar otomotif yang meliputi sistem-sistem pada kendaraan seperti mesin bensin atau diesel, sistem bahan bakar, sistem kelistrikan, sistem power train, chassis dan sebagainya.  

Para siswa juga akan diberikan pengetahuan mengenai Pre-Delivery Inspection (PDI), free service serta perawatan rutin kendaraan. Melalui pelatihan ini, diharapkan para siswa SMK akan memperoleh ilmu yang sangat aplikatif sehingga memiliki bekal keterampilan dan pengetahuan otomotif yang baik untuk memasuki dunia kerja. (S-4)