Morbidelli: Zarco Hampir Jadi Pembunuh

BALAP MotoGP Austria yang berlangsung di Sirkuit Spielberg, nyaris berakhir dengan maut. Kecelakaan yang melibatkan pembalap Yamaha Franco Morbidelli dan pembalap Ducati Johann Zarco di tikungan keempat lap kedelapan hampir saja menelan korban jiwa.

Selain Morbidelli dan Zarco, kecelakaan itu juga sangat membahayakan pembalap lain, terutama Valentino Rossi. Pembalap tim Yamaha itu nyaris tertimpa sepeda motor Morbidelli yang melayang ke udara.

Morbidelli menyebut Zarco menjadi biang keladi kecelakaan yang hampir saja berakibat fatal. Menurut Morbidelli, Zarco nyaris menjadi pembunuh akibat pengereman mendadak yang dilakukannya.

"Pengereman seperti ini pada kecepatan 300 km/jam berarti memiliki sedikit cinta untuk diri sendiri atau pesaing Anda. Saya harap insiden besar ini membuat Zarco berpikir. Itu benar-benar berbahaya bagi saya, dia, untuk Rossi dan Vinales yang berada di depan," jelas Morbidelli.
 
Rossi menambahkan terlalu banyak pembalap MotoGP mengambil terlalu  risiko besar dan gagal memahami bahwa sepeda motor yang mereka kendarai pada kecepatan tinggi adalah peluru.

"Kami berkompetisi dalam olahraga yang sangat berbahaya, Anda harus menghormati mereka yang berlari di lintasan bersama Anda. Dan Zarco bukanlah orang baru," jelasnya

"Apa yang terjadi sangat jelas, Zarco menyalip Morbidelli dan kemudian tidak ingin disalip dan dia secara khusus mengerem di depan Morbidelli. Tapi pada kecepatan 300 km/jam, Morbidelli tidak dapat melakukan apa-apa," imbuhnya.

Zarco, sendiri menyatakan tidak yakin dirinya yang mejadi penyebab kecelakaan itu. Pembalap Prancis berusia 30 tahun tersebut mengaku tidak bersalah atas kesalahan apa pun.

"Saya merasa motor Morbidelli mendorong saya. Saya mampu menyalipnya di trek lurus, saya sudah jauh di depan. Saat melakukan pengereman, saya membelok ke kanan dan di sanalah kami bertabrakan," katanya. (AFP/R-1)