Paul Pogba sang Pembeda

 

KEMENANGAN Manchester United atas Aston Villa 2-1 kemarin dini hari membuat MU menempel ketat Liverpool yang berada di puncak klasemen Liga Primer Inggris dengan raihan sama, 33 poin. Kemenangan atas Villa disebut pelatih Manchester United Ole Gunnar Solskjaer sebagai kontribusi besar dari Paul Pogba.

Pogba sebagai man of the match memang menjadi motor utama ‘Setan Merah’. Ia menjadi kreator dari gol pembuka Anthony Martial di menit ke-40 dan aksinya membuahkan penalti yang dieksekusi dengan baik oleh Bruno Fernandes pada menit ke-61. Tim tamu sempat menyamakan skor lewat Bertrand Traore di menit ke-58.

“Ketika semakin bugar dan kuat, Paul akan mendapatkan penampilan seperti malam ini. Ia mungkin memerlukan 25 menit untuk menyesuaikan diri. Namun, ketika sudah bekerja, dia membuat perbedaan bagi kami,” ungkap Solskjaer, mantan bomber terbaik yang pernah dimiliki MU, kepada Skysports, kemarin.

Solskjaer pun mengaku gembira dengan kontribusi sang pemain. Menurutnya, sebagai seorang gelandang tengah kreatif sangat penting bagi Pogba untuk mendapatkan bola apakah di belakang ataupun di depan, di antara barisan pertahanan.

Solskjaer mengakui bahwa terkadang Pogba memang ikut membantu pertahanan dari pinggir. Akan tetapi, pemain asal Prancis itu harus pula berlari ke belakang untuk memenangi perebutan bola.

“Keberadaan fisiknya penting bagi kami karena kami tahu mereka (Aston Villa) merupakan salah satu yang terkuat secara fisik di liga,” ungkap Solskjaer yang membuat the Red Devils mengemas 26 dari maksimal 30 poin di 10 laga terakhir. Tidak terkalahkan dengan delapan kemenangan dan dua kali seri.

“Kami membutuhkan pemain yang dapat menyamai mereka dan Paul menunjukkan kekuatan dan skill-nya saat mendukung gol Anthony. Malam ini saya sangat senang dengan performa Pogba,” imbuh Solskjaer.

Di sisi lain, pelatih Aston Villa Dean Smith menuding Pobga mencari penalti karena dia jatuh sendiri, bukan karena pelanggaran Douglas Luiz. Sayangnya wasit tetap menunjuk titik putih dan mengabaikan untuk meninjau ulang dengan VAR.

“Mereka mendapatkan penalti yang saya yakini saat itu, dan saya rasa Douglas Luiz pun merasa hal yang sama. Namun, ketika saya melihat kembali, itu terlihat seperti ia sengaja tersandung sendiri,” keluh Smith.

Kehilangan 5 pemain

Di laga lanjutan Liga Primer malam ini, Manchester City dipastikan kehilangan lima pemain saat bertandang ke markas Chelsea. Juru taktik Manchester City Pep Guardiola mengatakan kelima pemain tersebut harus menjalani isolasi selama 10 hari setelah terpapar virus korona.

“Lima pemain diisolasi selama 10 hari. Beberapa dari mereka merupakan pemain dari empat kasus pertama yang sudah diizinkan bermain, tetapi dua dari mereka kembali terinfeksi dan kini bertambah tiga,” kata Guardiola.

Sebelumnya the Citizens batal berlaga melawan Everton, Senin (28/12/2020) lalu. Keputusan itu menuai kecaman karena City masih memiliki 14 pemain yang fit sesuai dengan jumlah minimal pemain untuk bertanding. (Skysports/AFP/R-2)