Pengedar Ganja Diburu hingga Sumatra

 

SATUAN Reserse Narkoba Polres Metro Jakarta Barat berhasil menggagalkan peredaran narkotika jenis ganja lintas provinsi di Solok, Sumatra Barat. Petugas juga menangkap dua orang yang bertugas sebagai sopir dan kernet truk berisi ratusan kilogram ganja.

Kasat Narkoba Polres Metro Jakarta Barat Kompol Ronaldo Maradona Siregar mengatakan pihaknya menyita barang narkoba yang disimpan ke dalam tujuh karung. “Ya, benar,” ujar Ronaldo, kemarin.

Kanit 2 Satres Narkoba Polres Jakbar AK Maulana Mukaron yang memimpin operasi pengungkapan menjelaskan ratusan kilogram ganja itu rencananya akan diedarkan ke Jakarta dan Pulau Jawa.

Menurut dia, penggagalan peredaran ratusan kilogram ganja tersebut merupakan hasil pengembangan dari kasus 308 kilogram ganja yang diungkap pada Januari 2020 di Mandailing Natal, Sumatra Utara.

Dari pengungkapan tersebut, polisi juga telah memusnahkan enam hektare ladang ganja di Desa Banjar Lancat. Saat itu, di lahan tersebut polisi menemukan 300 ribu batang pohon ganja yang sudah siap panen. Lahan itu diperkirakan bisa menghasilkan 30 ton ganja kering siap edar.

Maulana mengaku pihaknya belum bisa memberikan keterangan lebih rinci terkait dengan pelaku dan barang bukti yang diamankan. "Untuk lebih jelasnya, akan kami sampaikan nanti saat release live streaming melalui akun resmi Instagram @polres_jakbar," tutupnya.

Sebelumnya, Kapolri Jenderal Idham Azis menegaskan Korps Bhayangkara serius dalam memberantas peredaran narkotika di Tanah Air. Ia meminta anak buahnya tidak ragu menembak mati bandar narkoba jika melakukan perlawanan. (Tri/Sru/J-2)