Pilkada Berjalan Sesuai dengan Rencana dan Aman

POLDA Metro Jaya menyebut penyelenggaraan pilkada yang berlangsung di wilayah Depok dan Tangerang Selatan, kemarin, berjalan aman.

"Laporan terakhir kondisi di semua TPS baik di Depok maupun Tangsel masih berjalan sesuai dengan rencana dan aman terkendali," ujar Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Yusri Yunus.

Yusri mengatakan ada 4.300 personel aparat gabungan TNI-Polri yang mengamankan pilkada di wilayah hukum Polda Metro Jaya, yaitu Depok dan Tangsel. "Kami siap mengamankan sampai tahap akhir nanti," katanya.

Bukan hanya untuk mengamankan pilkada, personel yang diturunkan juga akan menindak pelanggar protokol kesehatan.

Berdasarkan pemantauan, para pemilih taat imbauan sewaktu datang ke TPS. Seperti Fina Andriani, 29, yang datang awal untuk menggunakan hak pilihnya ke TPS 64, Kelurahan Rangkapan Jaya, Kota Depok, Jawa Barat.

Ia mengatakan keluarganya mendapatkan kloter pertama dari pukul 07.00 hingga pukul 08.00 WIB untuk mencoblos.

Pada Pilkada 2020, KPU menerapkan pembagian waktu bagi pemilih guna menghindari kerumunan massa di TPS untuk meminimalkan risiko penularan covid-19.

Dewan Pembina Perludem Titi Anggraini pun menilai proses pilkada di penyangga Ibu Kota berjalan cukup lancar, baik, serta berupaya keras untuk memastikan protokol kesehatan dipatuhi dengan benar.

"Cukup lancar dan baik. Ada upaya dan kerja keras ekstra dari petugas dan pengawas untuk memastikan protokol kesehatan betul-betul diterapkan dan dipatuhi di TPS. Pemilih juga menunjukkan dukungannya dengan cukup tertib baik dalam mematuhi jadwal kedatangan maupun berbagai ketentuan protokol kesehatan pemilihan," ujarnya.

Dalam pengamatan Titi, pemilih datang ke TPS dengan menggunakan masker kemudian mengikuti semua tahap yang diatur petugas. Bahkan masyarakat datang dengan membawa alat tulis sendiri demi menghindari penularan covid-19.

Namun, Titi, yang merupakan warga Tangsel, menuturkan pelaksanaan pemilihan di tempatnya cenderung sepi partisipasi. (Faj/Ind/Sru/J-1)