Potensi Kembalinya Saham Carvana pada 2024

Carvana Stock

(SeaPRwire) –   Perusahaan mobil bekas ternama (NYSE: CVNA) berada di persimpangan jalan penting pada tahun 2024, dimana investor dan analis mengawasi sinyal-sinyal potensi kebangkitan setelah meloloskan diri dari kebangkrutan yang hampir terjadi pada tahun 2023. Reorganisasi keuangan mendasar tahun lalu mendorong kenaikan saham, dengan Carvana mengungkapkan kontrak untuk mengurangi utang yang masih terhutang sebesar lebih dari $1,2 miliar bersamaan dengan pengumuman laba kuartal kedua. Langkah ini menekankan komitmen Carvana untuk menstabilkan posisi keuangannya yang rentan.

Keputusan untuk menerbitkan hingga $1 miliar saham memainkan peran vital dalam strategi pemulihan Carvana dan diterima dengan baik di pasar, menghilangkan kekhawatiran kebangkrutan yang akan terjadi. Seiring perusahaan terus bergerak maju dalam pemulihan dengan sahamnya melonjak menakjubkan sebesar 537% year-over-year, mari kita telusuri apa yang Wall Street perkirakan untuk masa depan.

Perkiraan Laba Carvana

Meskipun menjadi pelopor di industri mobil bekas, Carvana belum sepenuhnya keluar dari masalah. Walaupun perusahaan melampaui ekspektasi EPS dalam laporan kuartalan terbarunya, pendapatan jatuh di bawah perkiraan konsensus sebesar $2,77 miliar. Prediksi untuk tahun fiskal 2024 juga tidak terlalu optimis, dengan analis memproyeksikan kerugian per saham tahunan sebesar $3,43 untuk tahun fiskal 2024. Namun, pendapatan diperkirakan tumbuh 4,6% menjadi $11,41 miliar, naik 4,58% year-over-year. Profitabilitas tahunan penuh diperkirakan baru tercapai pada tahun fiskal 2027.

Meskipun kenaikan per saham perusahaan menunjukkan perlunya manajemen keuangan yang bijak, rasio harga/penjualan ke depan Carvana sebesar 0,44 menempatkannya sebagai harga yang wajar untuk pertumbuhan yang diharapkan, mewakili diskon signifikan dibandingkan dengan rata-rata sektor konsumsi bersifat diskresioner sebesar 0,90. Laporan laba kuartalan berikutnya, yang dijadwalkan sekitar satu bulan lagi, akan mengungkapkan kemampuan Carvana untuk menjaga keseimbangan jangka pendek.

Pandangan Analis terhadap Saham CVNA

Konsensus di antara para analis terkait saham CVNA tetap “Hold”, sentimen yang telah relatif stabil dalam beberapa bulan terakhir. Dari 21 analis yang melacak saham, hanya 1 yang merekomendasikan “Strong Buy”, 17 menyarankan untuk “Hold”, 1 menyarankan “Moderate Sell”, dan 2 mengusulkan “Strong Sell.” Target harga rata-rata adalah $39,31, yang menawarkan diskon kecil terhadap harga saham saat ini.

Apakah Saham CVNA Layak Dibeli pada 2024?

Carvana menghadapi persimpangan jalan penting pada 2024 ketika fokus pada pengendalian biaya. Meskipun perusahaan berhasil menstabilkan keuangannya dan memperluas eksposur pasarnya dengan mengurangi utangnya, jalan menuju kelayakan jangka panjang menyajikan tugas yang lebih menantang pasca-penghindaran kebangkrutan.

Carvana (NYSE: CVNA) tetap merupakan investasi berisiko tinggi memasuki 2024. Kemampuan perusahaan untuk menunjukkan aspek keuangan yang disiplin dalam jangka panjang kemungkinan akan menentukan daya tariknya bagi para analis dan investor yang hati-hati. Saat ini, saham ini paling cocok untuk investor dengan nafsu risiko yang lebih besar.

Artikel ini disediakan oleh penyedia konten pihak ketiga. SeaPRwire (https://www.seaprwire.com/) tidak memberikan jaminan atau pernyataan sehubungan dengan hal tersebut.

Sektor: Top Story, Daily News

SeaPRwire menyediakan distribusi siaran pers real-time untuk perusahaan dan lembaga, menjangkau lebih dari 6.500 toko media, 86.000 editor dan jurnalis, dan 3,5 juta desktop profesional di 90 negara. SeaPRwire mendukung distribusi siaran pers dalam bahasa Inggris, Korea, Jepang, Arab, Cina Sederhana, Cina Tradisional, Vietnam, Thailand, Indonesia, Melayu, Jerman, Rusia, Prancis, Spanyol, Portugis dan bahasa lainnya.