Praveen/Melati Termotivasi di Laga Final

GANDA campuran Indonesia, Praveen Jordan/Melati Daeva Oktavianti, termotivasi mengulangi kemenangan atas unggulan teratas sekaligus andalan tuan rumah, Dechapol Puavaranukroh/Sapsiree Taerattanachai, di partai final Thailand Terbuka 2021, hari ini.

Praveen/Melati lolos laga pamungkas seusai menundukkan pasangan Prancis, Thom Gicquel/Delphine Delrue, 21-16, 23-21. Dechapol/Sapsiree juga melenggang setelah menyisihkan pasangan Korea Selatan Seo Seung-jae/Chae Yu-jung, 17-21, 21-17, 22-20.

“Persiapan kami bagus dan kami menikmatinya, kami juga semakin termotivasi untuk besok (hari ini),” kata Praveen dilansir laman resmi Federasi Bulu Tangkis Dunia (BWF), kemarin.

Dua pasangan tahun lalu jumpa di final All England. Praveen/Melati sukses menang sekaligus meraih gelar All England lewat kemenangan tiga gim, 21-15, 17-21, 21-8. Kemenangan yang kembali ingin diwujudkan Praveen/Melati untuk merebut gelar pertama tahun ini.

Selain di nomor ganda campuran, ganda putri Greysia Polii/Apriyani Rahayu juga lolos dengan menundukkan pasangan Korea Selatan Lee So-hee/Shin Seung-chan 15-21, 21-15, 21-16.

Di final Greysia/Apriyani yang merupakan unggulan lima bertemu unggulan tujuh asal tuan rumah Jongkolphan Kititharakul/Rawinda Prajongjai.

“Saya merasa emosional, bukan hanya karena kami memenangi pertandingan dan masuk final, tetapi juga karena ini semua semata-mata ialah hasil dari kerja keras yang kami lakukan selama ini,” ungkap Greysia seusai laga.

Di nomor ganda putra, pasangan muda Indonesia Leo Rolly Carnando/Daniel Marthin harus terhenti. Leo/Daniel harus mengakui keunggulan Goh V Shem/Tan Wee Kiong dari Malaysia dengan dua gim langsung 19-21 dan 10-21.

Sedangkan tunggal putra andalan Indonesia Anthony Sinisuka Ginting juga gagal ke final, setelah takluk dari  pemain Denmark Viktor Axelsen 19-21, 21-13, 13-21. (BWF/Mal/R-2)