Pulang dari Jakarta Kena Korona

 

PENYEBARAN covid-19 di Jawa Timur sudah tidak sekencang awal pandemi meski angka kasus harian masih mencapai 300-500 pasien baru. Namun, yang mengejutkan, satu per satu putra terbaik daerah ini dibuat tidak berdaya oleh virus korona.

Setelah Bupati Situbondo Dadang Wigiarto meninggal dunia pada Kamis (26/11), giliran Bupati Jombang Mun­djidah Wahab yang juga harus dilarikan ke rumah sakit pada hari yang sama.

Bupati perempuan itu di­nyatakan positif terjangkit dan dirawat di RSUD dr Soe­tomo Surabaya. “Ibu Bupati terkonfirmasi positif setelah mengikuti rapat di salah satu kementerian di Jakarta,” kata Sekretaris Daerah Jombang Ahmad Jazuli.

Setelah pulang dari Jakarta, Mundjidah mengeluh mual, diare, dan masuk angin. Ia melakukan isolasi mandiri di pendopo, rumah dinasnya. Setelah melakukan tes usap dan dinyatakan positif, ia dirujuk ke RSUD dr Soetomo Surabaya. Kondisinya dikabarkan sudah membaik meski dua kali tes usap menujukkan hasil positif.

Sementara itu, lampu me­rah mulai dihidupkan banyak daerah. Di Kota Tasikmalaya, Jawa Barat, misalnya, Kepala Bidang Pelayanan RSUD dr Soekardjo Dudang Erawan Suseno mengaku ruang perawatan sudah hampir penuh. “Kami sudah berkoordinasi dengan dinas kesehatan untuk menambah ruangan.”

Di kota ini, klaster pesantren dan keluarga masih terus bermunculan. Tim medis masih merawat 255 pasien covid-19.

Setali tiga uang, di Kabupaten Klaten, Jawa Tengah, klaster baru juga menyebar. Kemarin, Komisi Pemilihan Umum Klaten menyatakan ada 40 anggota Kelompok Penyelenggara Pemungutan Suara yang positif terjangkit. “Mereka menjalani karantina mandiri. Kami berharap pada 9 Desember mereka sudah negatif dan bisa bertugas kembali,” ujar anggota KPU Klaten Samsul Huda.

Di tapal batas negara, Poliklinik Rawat Jalan Rumah Sakit (RS) Mgr Gabriel Manek Atambua, Kabupaten Belu, Nusa Tenggara Timur, ditutup sementara. Pasalnya, tiga tenaga medis terjangkit covid-19.

“Rumah sakit melarang warga membesuk anggota keluarga yang dirawat. Penjaga pasien hanya dibatasi satu orang,” tegas Direktur Rumah Sakit, Bathseba Elena Corputty.

Relawan

Dari Kalimantan Selatan dilaporkan, Satgas Covid-19 sudah merekrut dan tengah melatih 1.000 relawan dari Kota Banjarmasin, Banjarbaru, dan Kabupaten Batola. Kegiatan pelatihan dibuka Plt Gubernur Rudy Resnawan.

“Penanganan virus korona tak akan bisa berhasil tanpa dukungan semua lapisan masyarakat secara aktif, termasuk para relawan,” ungkap Rudy.

Masih tingginya angka pen­jangkitan baru membuat aparat di daerah juga tidak berkompromi dengan acara yang melibatkan massa. Kemarin, Polres Tasikmalaya membubarkan lomba senam jumba yang digelar kaum ibu di GOR Desa Congreg, Cikatomas.  “Kegiatan tanpa izin itu dipergoki anggota yang terus melakukan patroli penegakan protokol kesehatan. Di lomba senam itu tidak ada penerapan protokol kesehatan,” kata Kapolres AKB Hendria Lesmana.

Di Maumere, Kabupaten Sikka, Nusa Tenggara Timur, Satpol PP sudah menegur 107 pelaku usaha karena mengabaikan protokol kesehatan. “Kebanyakan pelanggaran terjadi di rumah makan, kios, toko, kafe, dan pub. Kami masih memberikan sanksi teguran,” kata Kepala Satpol PP Buang Da Cunha.

Bentuk pelanggaran di antaranya tidak menyediakan tempat cuci tangan, pengunjung dan pekerja tidak memakai masker, serta tidak menjaga jarak. (AD/JS/PO/DW/DY/AT/GL/SS/AP/N-2)