Santri dan Kiai sudah Memilih

 

KE mana kiai dan santri melabuhkan pilihan merupakan hal yang sangat ditunggu warga Jawa Barat. Karena itu, saat Himpunan Alumni Miftahul Huda (Hamida) mengumumkan arah dukungannya, para calon kepala daerah menyambutnya dengan rasa syukur.

Hamida merupakan santri alumni Pondok Pesantren Miftahul Huda di Manonjaya, Kabupaten Tasikmalaya. Santri alumninya berjumlah ratusan ribu orang yang tersebar di Jabar dan provinsi lain. Setiap tahun, ribuan santri baru mondok di pesantren itu.

Kemarin, ribuan santri, santri alumni yang sudah jadi kiai di sejumlah pondok, kembali ke Manonjaya. Setelah berembuk, mereka mengumumkan nama pasangan calon di enam daerah yang mereka dukung. “Kami sepakat mendukung Adang Hadari-Supratman di Pangandaran dan Iwan Saputra-Iip Miftahul Paoz di Kabupaten Tasikmalaya. Di Kabupaten Bandung, kami dukung Dadang Supriatna-Sahrul Gunawan, Karawang Cellica Nurrachadiana-Aep Syaepuloh, di Cianjur Herman Herman Suherman-Tb Mulyana Syahrudin, dan Kabupaten Sukabumi Marwan Hamami-Iyos Somantri,” kata Ketua Hamida KH Dudung Abdullah Faqih.

Sementara itu, pimpinan Pondok Pesantren Miftahul Huda KH Asep Maoshul Affandy mengatakan dukungan itu merupakan hasil musyawarah dewan kiai.

“Kami menugaskan dan menginstruksikan kepada jajaran pengurus Hamida untuk melaksanakan dan menindaklanjuti hasil keputusan dari musyawarah bersama ini.”

Di Kabupaten Bandung, calon Bupati Dadang Supriatna mengaku sangat bersyukur atas dukungan itu. “Ini doa sekaligus penyemangat agar pasangan Dadang-Sahrul Gunawan terus berikhtiar menjemput kemenangan.”

Atas seruan pimpinan pondok dan ketua alumni, Ketua Hamida Kabupaten Bandung, KH Iing Solihin, mengaku siap melaksanakan keputusan Hamida. “Kami akan menyosialisasikan dan memenangkan pasangan Dadang Supriatna-Sahrul Gunawan. Anggota kami ribuan orang tersebar di 31 kecamatan.”

NasDem

Di Karawang, tekad untuk memenangkan pasangan Cellica Nurrachadiana-Aep Syaepuloh juga diungkapkan Ketua NasDem Karawang Dian Fahrud Jaman. “Tepat pada peringatan HUT ke-9 Partai NasDem, kami melakukan refleksi serta konsolidasi untuk menyambut kemenangan dalam pilkada Karawang,” tandasnya.

Menurut dia, Cellica-Aep telah memberikan energi yang positif bersama masyarakat. Karena itu, NasDem terus bergerak menjumpai masyarakat di 21 titik setiap hari. Dari Dharmasraya, Sumatra Barat, petahana Sutan Riska Tuanku Kerajaan menunjuk mantan juru bicara KPK Febri Diansyah dan aktivis Indonesia Corruption Watch Donal Fariz sebagai kuasa hukum. “Saya menggandeng orang-orang yang punya reputasi soal integritas agar kelak kalau menang jadi pemimpin berintegritas,” kata Sutan Riska yang berpasangan dengan Datuk Labuan.

Sementara itu, ketika bertemu Kapolresta Sidoarjo Kombes Sumardji, pengasuh Pondok Pesantren Darul Muttaqin KH M Sholeh menyerukan kepada warga untuk selalu menjaga kerukunan. “Situasi di Kabupaten Sidoarjo saat ini aman dan damai, ini harus bisa terus dipertahankan. Jangan sampai ada perselisihan di tengah perbedaan pilihan pada pilkada,” kata Gus Sholeh.

Sumardji mengaku sengaja menemui para ulama demi kondisi aman di tengah masyarakat. (BY/CS/YH/HS/LD/N-2)