Sehari, Pasien Sembuh Bisa Capai 929 Orang

 

TINGKAT kesembuhan pasien covid-19 di Jawa Tengah meningkat tajam. Dalam sehari bisa mencapai 929 orang. Kini korban virus korona yang dirawat tinggal 4.366 orang.

Berdasarkan data Dinas Kesehatan Jateng, virus korona telah menulari 27.479 orang di 35 kabupaten/kota. Menurut Kepala Dinkes Jateng, Yulianto Prabowo, meningkatnya angka covid-19 terkait dengan munculnya klaster di beberapa daerah terutama klaster pondok pesantren.

Ponpes yang terdampak covid-19 mencapai sembilan dengan korban terpapar 648 santri. Langkah yang ditempuh dengan mengisolasi para pasien di ponpes agar tidak menyebar keluar. “Jadi 80% lonjakan kasus covid-19 di Jateng berasal dari klaster ponpes dan perkantoran,” imbuhnya, Rabu (14/10).

Ponpes di Banyumas merupakan penyumpang terbanyak. Namun, 50% dari santri terkonfi rmasi dinyatakan telah sembuh. Dari 328 santri positif, kini menyisakan 142 santri yang masih menjalani isolasi dan perawatan.

“Sebanyak 186 santri sudah sembuh dan kini tinggal 142 kasus. Dari jumlah tersebut, yang dirawat di rumah sakit sebanyak 15 santri karena memiliki gejala. Adapun sisanya diisolasi di sejumlah rumah karantina,” jelas Kadinkes Banyumas, Sadiyanto, kemarin.

Total kasus covid-19 di Banyumas sebanyak 667 dan pasien yang telah dinyatakan sembuh mencapai 492.

Kesembuhan pasien positif covid-19 meningkat, bukan hanya terjadi di Pulau Jawa. Tingkat kesembuhan di Provinsi Bengkulu juga sudah mencapai 74% dari 804 pasien, beda tipis dengan angka nasional 75%.

Menurut Kepala Dinkes Bengkulu, Herwan Antoni, perkembangan tingkat kesembuhan pada September-Oktober sudah bagus. Indikatornya terlihat dari angka kematian ikut turun menjadi 4,8% dibandingkan Juli-Agustus 2020 pada angka 8%.

Zona merah

Sementara itu, zona merah (risiko tinggi penyebaran) di Kabupaten Indramayu, Jawa Barat, semakin berkurang.

Juru bicara Gugus Tugas Penanganan Covid-19 Kabupaten Indramayu, Deden Bonni Koswara, mengungkapkan berdasarkan data per 12 Oktober 2020, dari 31 kecamatan tercatat tinggal 15 lagi yang masuk zona merah. Sebelumnya tersebar di 20 kecamatan.

Adapun 15 kecamatan yang masih tinggi penularan yakni Sukra, Anjatan, Terisi, Haurgeulis, Kandanghaur, Gabuswetan, Lohbener, Losarang, Sindang, Indramayu, Arahan, Juntinyuat, Karangampel, Kertasemaya, dan Kedokanbunder.

Sekalipun zona merah sudah berkurang, Deden meminta masyarakat di Indramayu untuk tetap disiplin menerapkan prokes. “Pakai masker, mencuci tangan dan menjaga jarak, agar semua kecamatan kita kembali ke zona hijau,” pesannya.

Untuk mencegah klaster baru covid-19, Ditlantas Polda Sumbar membatasi keperluan masyarakat yang akan mengurus BPKB kendaraan maupun bea balik nama (BBN).

Pemutihan denda pajak sejak awal September hingga akhir Oktober berpengaruh besar terhadap tingginya animo masyarakat yang mengurus pajak kendaraan bermotor maupun BBN.

Pantauan di lapangan, masyarakat rela duduk di lantai kantor Ditlantas Polda Sumbar sembari menunggu namanya dipanggil. Menurut perwira pengawas Ditlantas Polda Sumbar AKP Angga Putra, sebagai langkah pencegahan munculnya klaster baru, Ditlantas Polda Sumbar telah membatasi jumlah masyarakat yang mengurus perpanjangan BPKB maupun BBN. (LD/MY/UL/YH/N-1)