Sekuriti Nekat Merampok karena Sakit Hati

 

ADA-ADA saja ulah AB, 22, sekuriti di Kantor Cabang PT Pusat Gadai Indonesia Ciledug, Kota Tangerang. Kesal karena tidak diberi pinjaman uang, ia malah merampok sejumlah barang berharga di tempat kerjanya.

Walhasil, pelaku pun meringis kesakitan karena luka tembak di kaki akibat melawan petugas yang datang menyergap. “Saya nekat berbuat seperti itu karena butuh biaya untuk pengobatan orangtua yang sakit,” kilah AB kepada petugas, kemarin.

Kapolres Metro Tangerang Kota Kombes Sugeng Haryanto mengatakan perampokan terjadi pada Kamis (20/8). Saat itu pelaku berpura-pura menjadi teknisi yang diperintahkah PT Pusat Gadai Indonesia untuk memasang alarm di Kantor Pegadaian Batuceper, tempatnya mencari nafkah.

Ia lalu membawa kabur 21 ponsel dan satu unit laptop. “Namun, ketika pelaku keluar dari lokasi, sempat dipergoki warga. Saat itu pula pelaku menakut-nakutinya dengan senjata api mainan,” kata Sugeng.

Setelah diselidiki melalui kamera CCTV, imbuh Sugeng, salah seorang karyawan perusahaan tersebut mengenali pelaku dan akhirnya ditangkap di rumahnya. (SM/J-2)