Semen Indonesia Menebar Kepedulian di Dua Daerah

 

DI Kabupaten Trenggalek, Jawa Timur, sejumlah warga acap kali bermasalah dengan air bersih ketika kemarau datang. Adapun di daerah te­tangganya, Kabupaten Pacitan, sekelompok petani membutuhkan mesin pemanen padi.

Keinginan untuk membantu warga di kedua kabupaten itu membuat PT Semen Indonesia Group (SIG) bergerak dengan menyerahkan bantuan. Di Trenggalek, perusahaan menyumbangkan 1 mobil tangki air berkapasitas 5.000 liter dan untuk di Pacitan diserahkan 2 mesin pemanen padi.

Bantuan diserahkan CSR Program BUMN Officer SIG Sri Wachyuningsih kepada Yayasan Bakti Anak Negeri Guna Kemajuan Indonesia Tercinta di Trenggalek dan Kelompok Mitra Sehati Kreatif di Pacitan. Total bantuan mencapai Rp730 juta.

“Semoga bantuan ini dapat membantu warga di Trenggalek memenuhi kebutuhan air bersih. Di Pacitan, harapan kami, bantuan mesin bisa meningkatkan produktivitas,” papar General Manager of CSR SIG, Edy Saraya.

Ketua Yayasan Bakti, Rino Bagas Wiranata, mengaku akan menggunakan bantuan untuk menyuplai air bersih ke daerah pegunungan. Adapun Ketua Kelompok Mitra Sehati, Supriyanti, yakin produktivitas lahan akan meningkat dengan mesin pemanen.

Kemarin, Pemkab Tuban, Jawa Timur, juga menyerahkan bantuan alat mesin pertanian kepada kelompok tani. “Bantuan ini berasal dari dana APBD dan APBN,” kata Bupati Fathul Huda.

Bantuan terdiri atas pompa air, traktor roda dua, traktor roda empat, kultivator, alat tanam jagung, rumah burung hantu, dan motor roda tiga.

Di Sumatra Selatan, Semen Baturaja bekerja sama dengan PT Semen Indonesia Group membentuk Indonesia Cement Research Institute (ICRI).

“ICRI merupakan investasi jangka panjang. Lembaga riset dan hasilnya dapat memberikan kontribusi yang luas,” ujar Direktur Produksi dan Pengembangan Semen Baturaja, Daconi. (YK/DW/FL/BN/N-3)