Seniman di Belakang Satgas Covid-19 Ciamis

 

PEMERINTAH dan Satgas Covid-19 tidak sendiri lagi. Untuk menggulirkan sosialisasi 3M mulai banyak kelompok masyarakat yang bergerak.

Di Ciamis, Jawa Barat, misalnya, sekelompok seniman dan budayawan tradisional menggelar pertunjukkan virtual. Dari Aula Sekretariat Daerah Ciamis, mereka menampilkan sejumlah pertunjukkan seni tradisional asli daerah itu.

Dalam pergelaran yang disiarkan secara daring itu, para seniman juga menyelipkan sosialisasi dan ajakan untuk menaati protokol kesehatan, khususnya menerapkan 3M (memakai masker, mencuci tangan, dan menjaga jarak).

“Masyarakat telah menjadikan tontonan sebagai tuntunan. Saya menyambut baik atensi seniman dan budayawan untuk ikut menyosialisasikan 3M,” sambut Wakil Bupati Yana Diana Putra, Jumat (13/11) malam.

Di Kabupaten Sikka, Nusa Tenggara Timur, tugas pemerintah daerah terasa lebih ringan, setelah Gerakan Pramuka ikut turun ke jalan. Dengan seragam Pramuka lengkap, puluhan anggota Pramuka menggelar orasi di pinggir jalan raya di Madawat, Kecamatan Alok.

Mereka mengajak warga menggunakan masker saat keluar rumah. Sejumlah anggota Pramuka juga membagikan masker kepada warga yang lewat.

“Kami akan terus mendukung kerja pemerintah. Semoga dengan bantuan ini dan masyarakat sadar melaksanakan 3M, pandemi bisa segera berlalu,” kata Ketua Kwartir Cabang Sikka Vitalis P Sukalumba.

Masih di NTT, upaya memutus mata rantai penularan covid-19 juga dilakukan Kementerian Tenaga Kerja. Bekerja sama dengan manajemen Hotel Aston Kupang, mereka menggelar tes cepat untuk 200 warga.

“Kemenaker memfasilitasi dokter, alat rapid test, goodie bag berisi face shield dan masker. Hasil rapid test diberikan dalam bentuk surat keterangan untuk tiap-tiap partisipan,” kata General Manager Aston Kupang Hotel and Convention Center, Deddy S Thalib. (AD/GL/PO/RS/UA/MS/N-2).