Spanyol Redakan Aturan Lockdown

 

SPANYOL, Senin (13/4), membuka sebagian aktivitas ekonomi mereka saat jumlah kematian akibat covid-19 semakin sedikit meningkatkan harapan pandemi di negara itu telah mereda.

Spanyol telah mengizinkan para pekerja pabrik dan konstruksi mulai bekerja saat dunia berusaha mengendalikan resesi yang dibawa pandemi virus korona.

Namun, WHO memperingatkan bahwa mencabut lockdown terlalu dini bisa memicu gelombang kedua covid-19 dengan Tiongkok membukukan angka kasus tertinggi mereka dalam beberapa pekan terakhir, mayoritas kasus impor.

Baca juga: Prancis Perpanjang Lockdown hingga 11 Mei

Di Spanyol, angka kematian akibat covid-19 kembali turun pada Senin (13/4) menjadi 517 kematian. Begitu juga angka kasus positif baru mencapai titik terendah sejak 20 Maret.

Polisi di Madrid membagikan masker kepada warga di stasiun kereta saat kehidupan di ibu kota itu tampaknya mulai kembali normal.

"Apa yang dilakukan pemerintah sangat luar biasa. Karena, saat ini, Anda tidak bisa menemukan masker di toko-toko atau pun jika ada harganya sangat mahal," ungkap Brenda Palacios yang berprofesi sebagai perawat. (AFP/OL-1)