Tol Cimanggis-Cibitung Seksi I Siap Operasi

 

MENTERI Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PU-Pera) Basuki Hadimuljono mengatakan ruas Tol Cimanggis-Cibitung seksi I (Junction Cimanggis-On/Off Ramp Jatikarya) sepanjang 2,8 km sudah rampung konstruksinya dan siap operasi penuh.

“Kehadiran tol yang terhubung dengan kawasan-kawasan produktif akan dapat mengurangi biaya logistik dan meningkatkan daya saing investasi,” kata Basuki dalam keterangan resminya, kemarin.

Tol Cimanggis–Cibitung seksi I akan segera beropera si setelah diterbitkannya sertifikat laik operasi (SLO) oleh Direktorat Jenderal Bina Marga Kementerian PU-Pera serta berdasarkan Keputusan Menteri PU-Pera Nomor 1540/KPTS/M/2020 tanggal 26 Oktober 2020 tentang Penetapan Pengoperasian Jalan Tol Cimanggis-Cibitung Seksi I (Junction Cimanggis-On/Off Ramp Jatikarya).

Kepala Badan Pengatur Jalan Tol (BPJT) Kementerian PU-Pera Danang Parikesit menyatakan, pengoperasian seksi I Tol Cimanggis-Cibitung akan dioperasikan tanpa tarif mulai Selasa (10/11). “Dibukanya ruas ini tanpa tarif merupakan bagian dari sosialisasi kepada masyarakat hingga akhir November 2020,” ujar Danang.

Sementara itu, 61 rumah di Kampung Delta Serdang, Kemayoran, Jakarta Pusat, digusur untuk pengerjaan proyek Tol Semanan-Sunter.

Camat Kemayoran Asep Mulyaman mengatakan tol ini merupakan bagian dari enam ruas tol DKI Jakarta. Nilai investasinya sebesar Rp11,060 triliun.

Asep menyebutkan, proses penggusuran sudah dimulai sejak akhir Oktober lalu. Di lokasi yang digusur itu akan dibangun tiang pancang untuk tol layang.

Dia menyebutkan, hampir semua warga yang digusur sudah mendapatkan kompensasi. “Dari total 61 rumah, sisa tiga yang belum terbayar,” katanya.

Asep mengaku tidak tahu pasti berapa nilai ganti rugi yang dibayarkan pemerintah. Namun, pihaknya memastikan ganti rugi dibayarkan dengan skema appraisal sehingga di atas nilai jual objek pajak (NJOP). (Hld/Ssr/J-1)