Torakur, Tomat Rasa Kurma Camilan Berbuka Puasa di Brebes

 

RAMADAN identik dengan buah kurma baik untuk berbuka puasa maupun penutup santap sahur. Namun, siapa sangka tomat pun bisa berasa seperti kurma?

Salah satu perajin camilan torakur (tomat rasa kurma), Wariatun, 45, warga Desa Dukuhwringin, Kecamatan Wanasari, Kabupaten Brebes, Jawa Tengah, mengatakan tomat bisa diolah menjadi makanan khas Ramadan karena bentuk dan rasanya mirip seperti kurma tanpa biji.

Proses pengolahan torakur cukup lama mulai mencuci tomat segar, lalu ditusuk-tusuk memakai garpu, dan direndam menggukan air kapur sirih.

Setelah direndam selama beberapa jam, biji tomat dibuang agar tidak berasa asam. Tomat yang dibuang bijinya lalu kembali dicuci dan tiriskan, kemudian direbus, ditiriskan di atas daun pisang. Torakur selanjutnya dijemur selama empat hari diterik matahari langsung. Setelah kering, lalu baru dibentuk menjadi menjadi bulatan kecil seperti buah kurma tanpa biji.

"Rasanya legit pas baik dimakan sebelum maupun sesudah berbuka puasa," ujar salah seorang penggemar torakur, Hikmah, 37.

Menurut Hikmah, selain tinggi kandungan vitamin C-nya torakur memiliki rasa yang legit dan manis seperti kurma.

Torakor dijual seharga Rp80 ribu per satu kilogram dan Rp20 ribu kemasan 250 gram. (JI/H-2)