Truk Bermuatan Mi Instan Masuk Jurang, Sopir Tewas

 

TRUK bermuatan mi instan jatuh ke jurang sedalam 40 meter di Jalur alternatif Jonggol-Cianjur, Jawa Barat. Sopirnya ditemukan tewas di tempat kejadian.

Kasatlantas Polres Cianjur Ajun Komisaris Meilawaty saat dihubungi Senin (9/11), mengatakan peristiwa kecelakaan tunggal tersebut berawal saat truk bernomor polisi D 9843 AC yang dikemudikan Yayat Ruhiyat, warga Provinsi Banten, melaju dengan kecepatan tinggi dari arah Cikalongkulon menuju Cianjur.

"Memasuki lokasi kejadian, tepatnya di Kampung Cipetir, Desa Bobojong, Kecamatan Mande, kondisi jalan menurun tajam. Ini membuat sopir tidak dapat menguasai laju kendaraan. Akibatnya, truk yang diduga mengalami rem blong menghantam pagar pembatas jalan hingga akhirnya terjungkal ke jurang sedalam 40 meter," katanya.

Sopir yang tidak sempat keluar dari dalam kabin dalam posisi terjepit bodi truk yang ringsek. Petugas cukup kesulitan untuk mengevakuasi korban.

Setelah mengunakan sejumlah alat, petugas berhasil mengeluarkan tubuh korban yang diduga sudah tidak bernyawa. Jasad korban langsung dibawa ke RSUD Cianjur untuk divisum.

Hingga malam menjelang, jasadnya masih tersimpan di ruang jenazah RSUD Cianjur. Pihak rumah sakit menunggu pihak keluarga yang akan membawa jenazah.

"Menjelang malam, antrean kendaraan yang sempat memanjang dari kedua arah sudah dapat melintas normal. Kami masih menunggu alat berat untuk mengevakuasi bangkai truk dari dasar jurang," kata Meilawaty.

Informasi dihimpun dari saksi mata pengguna jalan yang sempat melihat kejadian itu. Sebelum jatuh ke jurang, sopir sempat membunyikan klakson berkali-kali untuk menghindari tabrakan dengan kendaraan lain yang searah dan dari arah berlawanan.

"Truk sudah hilang kendali saat memasuki jalan menurun. Bahkan sebelum menghantam pagar pembatas jembatan, truk sempat menghantam tebing di pinggir jalan. Tapi hal tersebut tidak menghentikan laju truk tersebut," kata Nia Kurnia, 36, pengendara sepeda motor yang menjadi saksi mata. (Ant/OL-14)