Wagub DKI Sedang Evaluasi Penanganan Kerumunan Acara Rizieq

 

WAKIL Gubernur (Wagub) DKI Jakarta Ahmad Riza Patria mengatakan tengah mengevaluasi upaya yang telah dilakukan jajarannya dalam mengantisipasi terjadinya kerumunan pada acara yang digelar pimpinan FPI Rizieq Shihab.

Riza mengatakan fokusnya sekarang ini adalah evaluasi menyeluruh apalagi banyak pihak yang menilai Pemprov DKI Jakarta juga ikut bertanggung jawab atas kerumunan dalam jumlah besar di rumah Rizieq Shihab termasuk yang ditujukan kepada  Kepala Satpol PP.

"Sekarang bukan soal copot mencopot. Sekarang ini, kita lakukan evaluasi secara lebih menyeluruh dan total," ujar Riza saat dikonfirmasi di Jakarta, Selasa (17/11), mengenai kemungkinan Kepala Satpol PP dicopot dari jabatannya.

Baca juga: Usai Libur Panjang, Muncul 27 Klaster Keluarga di DKI

Riza menyebut Pemprov lebih memilih melakukan evaluasi dan berkoordinasi dengan semua pihak di internal, dengan Forkopimda, termasuk juga dengan satgas pusat atas masalah tersebut ketimbang harus mencopot pejabat karena tujuannya adalah bagaimana bisa mengakhiri pandemi covid-19 ini.

"Kita terus berkoordinasi, berdialog, mencari solusi yang terbaik, terkait penanganan covid-19 di seluruh wilayah, termasuk di Jakarta. Prinsipnya, Pemprov DKI punya komitmen yang kuat untuk terus memutus mata rantai," kilahnya.

Riza juga mengklaim pihaknya tidak melakukan pembiaran kerumunan dalam kegiatan itu, karena dalam pelaksanaannya ketika hari acara berlangsung Sabtu (14/11) lalu, Satpol PP tidak begitu saja mendiamkan acara tersebut dengan menerjunkan 200 petugas untuk mengamankan dan mengawasi gelaran itu.

Bahkan, kata dia, Satpol PP juga mengadakan penindakan terhadap pelanggar aturan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB), khususnya yang tidak menggunakan masker. Puluhan simpatisan Rizieq pun terjaring oleh petugas dan diberikan sanksi.

Karena itu, Riza tidak terima jika Satpol PP disebut tidak mengambil tindakan atas acara tersebut. Sebab sudah banyak upaya yang dilakukan meski tidak membubarkan kerumunan.

"Itu bukan pembiaran. Semua sudah dilalui, dikoordinasikan. Satpol PP itu kan tugasnya menertibkan," ujarnya.

Sebelumnya, Kapolri mencopot Kapolda Metro Jaya dan Kapolda Jawa Barat beserta sejumlah pejabat kepolisian lainnya terkait kegiatan yang dilakukan Rizieq. (Ant/OL-1)