Wapres Minta MUI Jadi Agen Perubahan

 

MAJELIS Ulama Indonesia (MUI) dituntut mampu berperan sebagai agen perbaikan dan perubahan sehingga menjadi inspirasi dan memperjuangkan kepentingan umat, baik masalah keagamaan maupun kemasyarakatan.

Wakil Presiden KH Ma’ruf Amin mengingatkan umat tersebar di berbagai organisasi seperti organisasi kemasyarakatan, partai politik, pemerintahan, dan ada di berbagai lapisan masyarakat.

“Jangan sampai MUI hanya bisa melakukan ijtimaat-ijtimaat, tetapi juga harus melakukan zona-zona perbaikan di berbagai tempat,” ujar Wapres dalam acara milad ke-45 MUI yang dilaksanakan secara virtual dari kediaman resmi Wapres, Jalan Diponegoro No 2 Jakarta, Jumat (7/8).

Wapres mengungkapkan rasa syukurnya bahwa MUI tetap mendapat kepercayaan yang besar dari masyarakat. Fatwa MUI dipercaya
tidak hanya di dalam negeri, tetapi juga di luar negeri.

Selain itu, standar halal oleh MUI dijadikan standar pada lebih dari 51 negara di dunia, termasuk negara-negara di Amerika, Eropa, Australia, Asia, dan Afrika.

“Kepercayaan ini juga karena MUI tetap berjalan di atas tarikatil ulama dalam memecahkan masalah selalu menggunakan bahasa ulama, pendekatan ulama, dan cara-cara ulama sehingga MUI memperoleh kepercayaan yang luar biasa itu,” terang Wapres yang juga merupakan ketua umum MUI nonaktif tersebut.

Wapres menegaskan bahwa MUI merupakan mitra pemerintah, bukan alat pemerintah apalagi musuh pemerintah. Oleh karena itu, ia berharap MUI harus terus meletakkan posisi agar fatwa dan tausiahnya menjadi hal yang dapat dipercaya masyarakat.

Wapres menilai MUI berhasil membangun kesamaan pandangan dan toleransi atas perbedaan pendapat. “Maka jangan sampai MUI mengalami nasib yang sama seperti perhimpunan atau persatuan umat pada masa yang lampau.”

Wapres mengingatkan bahwa tantangan ke depan MUI akan sangat berat, yakni menjaga keutuhan, menghadapi tantangan upaya perbaikan, melayani umat, menjaga kepercayaan, dan penguatan MUI. Oleh sebab itu, Wapres menilai perlu MUI perlu penguatan di segala bidang.

Dalam menghadapi pandemi covid-19, Ma’ruf berharap MUI ikut berpartisipasi menjaga umat dari dua dharar (bahaya), baik penyakitnya maupun dampak ekonomi yang ditimbulkan.

Pada kesempatan yang sama, Menteri Agama Fachrul Razi menyampaikan apresiasi kepada MUI atas kiprahnya selama 45 tahun sebagai
mitra pemerintah yang tiada henti terus berupaya memajukan umat dan membantu pemerintah dalam memecahkan berbagai permasalahan umat di Indonesia. (Ind/P-2)