KKP komitmen wujudkan 1.000 wirausahawan sektor perikanan 2024

Pertamina raih empat penghargaan terkait SDGs di ISDA 2021

Pemkot Bogor anggarkan Rp37 miliar untuk perbaikan 22 Sekolah Dasar

Penjualan SR015 BRI melonjak, capai Rp2,98 triliun

ExxonMobil apresiasi FOGM2 tampil kompetitif di kualifikasi Misano

Ketua DPR dukung RI jadi pusat produksi vaksin global

Produsen mobil gandeng komposer cari nada khas kendaraan listrik

VOOPOO : DRAG X PRO Global Release, TPP X POD Brings Highly Powerful Experience

SUV Tata Safari Gold Edition diluncurkan

Wamendag: Diperlukan sinergi bangun ekosistem sistem resi gudang

Gandeng Telkom, Peruri sediakan meterai elektronik

IndiHome cari bakat seni masyarakat untuk tampil di World Expo Dubai

Desa Devisa binaan LPEI akan ekspor kopi perdana ke Arab Saudi besok

Dolar menguat ke tertinggi 3 minggu, terkerek data baru ekonomi AS

Scout Gaming the Leading Provider of B2B Daily Fantasy Sports Enters US Market via Partnership with SCCG.

World’s Top Universities Look to Scale a Certified Blockchain Workforce

BI dan PP Muhammadiyah sepakati kerja sama perkuat ekonomi syariah

Shareschart Launches Its Online Proprietary Stock Analysis Software

TVS Motor Company Forays Into the Personal E-Mobility Business With a Majority Stake in European E-Bike Brand EGO Movement

Survei: Kredit baru perbankan pada Agustus banyak tersalurkan ke KPR

Kemenkeu paparkan kementerian dan lembaga dengan BMN paling besar

Kemenkeu: Aset negara masih aman dibandingkan kewajiban

Ni Hsin Signs MoU with Tailg for Electric Vehicles Collaboration

FULONGMA heralds Thailand’s EV sanitation equipment breakthrough

NovationWire Announces Job Openings for Top Media Click-Through Analysts and Promotion Managers

KKP kembangkan teknologi budi daya ikan bubara

Kemenperin: Kontribusi sektor industri agro lampaui 50 persen

Pemerintah resmi perpanjang diskon PPnBM hingga Desember 2021

Rupiah Jumat pagi melemah 15 poin

Makin kuat pascamerger Indosat-H3I, analis rekomendasikan saham ISAT

Kementerian PUPR: 250 rumah tak layak di Gorontalo Utara siap dibedah

Jakarta () – Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) menyatakan 250 rumah tidak layak huni di Kabupaten Gorontalo Utara, Provinsi Gorontalo siap dibedah melalui bantuan Program Bantuan Stimulan Perumahan Swadaya (BSPS).

“Kementerian PUPR terus mendorong peningkatan penyediaan rumah layak huni untuk masyarakat berpenghasilan rendah di seluruh Indonesia melalui Program BSPS. Kami ingin masyarakat bisa tinggal di hunian yang layak huni sehingga bisa ikut menjaga kesehatannya di masa pandemi ini,” ujar Direktur Jenderal Perumahan Kementerian PUPR, Khalawi Abdul Hamid, dalam siaran pers di Jakarta, Sabtu.

Khalawi menerangkan, dalam pelaksanaan program BSPS, pihaknya memberikan bantuan kepada setiap masyarakat yang ditetapkan sebagai penerima bantuan senilai Rp 20 juta.

Dana tersebut, lanjutnya, adalah untuk dialokasikan untuk pembelian bahan bangunan sebesar Rp17,5 juta dan pembayaran upah tukang sebesar Rp2,5 juta.

"Kami juga menerjunkan Tenaga Pendamping Masyarakat untuk melakukan pendampingan kepada masyarakat dalam pelaksanaan Program BSPS. Kami ingin mendorong semangat masyarakat untuk membangun rumah secara berkelompok dan bergotong-royong," ujar Khalawi.

Kepala Satuan Kerja Penyediaan Perumahan Provinsi Gorontalo Balai P2P Sulawesi I Ditjen Perumahan, Alwi Mahdali, jumlah bantuan Program BSPS di Kabupaten Gorontalo Utara sebanyak 250 unit rumah.

Pada tahun 2021 ini, Provinsi Gorontalo mendapatkan alokasi BSPS sebanyak 1260 unit yang tersebar di Kabupaten Gorontalo dan Kabupaten Gorontalo Utara.

"Total bantuan Program BSPS di Kabupaten Gorontalo Utara senilai Rp5 miliar. Kami ingin Program BSPS yang dilaksanakan dapat memenuhi persyaratan layak huni, terutama dari segi keselamatan bangunan, meminimalisir kerusakan bangunan, dan keselamatan penghuni terhadap dampak bencana gempa,” papar Alwi Mahdali.

Alwi menambahkan bahwa bantuan Program BSPS ini bersifat stimulan yang melibatkan penerima bantuan untuk ikut berpartisipasi dalam pelaksanaan program ini.

Selain itu, ujar dia, Program BSPS ini bertujuan untuk membantu masyarakat yang berpenghasilan rendah di masa pandemi ini.

“Kami targetkan rumah swadaya yang dibangun melalui Program BSPS dapat memenuhi target-target Sustainable Development Goals (SDGs) serta meningkatkan kualitas kesehatan masyarakat di masa pandemi ini,” ucap Alwi.

Sebelumnya, Kementerian PUPR pada tahun anggaran 2021 ini juga telah menggelontorkan Rp4,2 miliar untuk membangun prasarana, sarana dan utilitas (PSU) perumahan bersubsidi di Gorontalo.

Pewarta: M Razi Rahman
Editor: Budi Suyanto
COPYRIGHT © 2021