IFAWG G20 bahas upaya perkuat dukungan pendanaan bagi negara miskin

Satgas BLBI sita aset barang jaminan obligor Santoso Sumali

LPS proyeksikan kredit perbankan tumbuh hingga 8,9 persen pada 2022

LPS yakin “tapering” Fed tak akan timbulkan volatilitas drastis

LPS pertahankan tingkat bunga penjaminan Bank Umum sebesar 3,5 persen

Yuan kembali anjlok 364 basis poin menjadi 6,3746 terhadap dolar AS

Rupiah Jumat pagi menguat 17 poin

Dolar AS hadapi minggu cerah, saat ekspektasi kenaikan suku bunga

Uang kripto Binance berharap Rusia bantu pertumbuhannya di regional

Dolar melonjak, bank sentral AS bersiap naikkan suku bunga lebih cepat

Rupiah Kamis pagi melemah 31 poin

Yuan anjlok 136 basis poin jadi 6,3382 per dolar setelah keputusan Fed

Dolar bertahan kuat di Asia, ketua Fed indikasikan kenaikan suku bunga

Fed kemungkinan naikkan suku bunga Maret, Powell janji perangi inflasi

Dolar menguat ke tertinggi lima minggu setelah keputusan kebijakan Fed

Rupiah Rabu pagi menguat 15 poin

IMF: Konflik Rusia-Ukraina akan dorong inflasi tinggi lebih lama

IMF: G20 harus dongkrak upaya bantu negara-negara pangkas risiko utang

IMF pangkas proyeksi pertumbuhan ekonomi global 2022 jadi 4,4 persen

Euro jatuh ke terendah satu bulan, investor lari ke dolar

Yuan turun tipis tujuh basis poin menjadi 6,3418 terhadap dolar AS

Emas datar, kehati-hatian jelang pertemuan Fed imbangi risiko Ukraina

Rupiah Selasa pagi melemah 16 poin

Korsel pertimbangkan perluasan perdagangan won ke pasar internasional

Bank sentral Singapura perketat kebijakan moneter terkait inflasi

Yuan terangkat 81 basis poin menjadi 6,3411 terhadap dolar AS

Rupiah Senin pagi menguat 24 poin

PNM buka kantor layanan baru di Maluku Tengah dan SBB

BNI salurkan bantuan untuk keluarga Pekerja Migran Indonesia

Kesenjangan di Indonesia menyempit

Komisi IV DPR RI ke Balikpapan kampanyekan ekonomi biru

Balikpapan () – Komisi IV DPR melakukan kunjungan kerja ke Balikpapan, Kalimantan Timur dengan salah satu agenda mengampanyekan ekonomi biru atau ekonomi kelautan.

“Dalam konsep ini, budi daya kelautan atau budi daya hasil laut, juga pariwisata kelautan, akan menjadi kekuatan ekonomi wilayah-wilayah pesisir dan kepulauan,” kata Wakil Ketua Komisi IV DPR Budisatrio Djiwandono di Balikpapan, Sabtu.

Oleh karena itu, Komisi IV mendukung gagasan Presiden Joko Widodo untuk memetakan daerah-daerah ekonomi biru, yang di Kaltim lain Kepulauan Derawan di Berau.

Kepulauan Derawan, yang terdiri atas Pulau Derawan, Maratua, Sangalaki, Kakaban, Semama, memiliki pemandangan bawah laut yang memesona oleh barisan terumbu karang, margasatwa yang unik seperti ubur-ubur tanpa sengat, penyu, pari manta, ikan barakuda, dan beragam jenis ikan lainnya.

Oleh karena itu, Kepulauan Derawan menjadi daerah tujuan wisata dunia dan suatu penggerak ekonomi Berau dan Kalimantan Timur.

Kepulauan Derawan dan sekitarnya juga berbagai tempat lain di Kaltim menghadapi ancaman dari penggunaan jaring pukat harimau, bom ikan, hingga pencemaran laut.

Berkaitan dengan itu, Komisi IV mengunjungi Balikpapan terutama untuk melihat langsung sarana dan prasarana yang digunakan dalam pengawasan sumber daya kelautan di Kalimantan Timur.

Dalam kunjungan itu, Komisi IV didampingi Ditjen Pengawasan Sumberdaya Kelautan dan Perikanan (DPSKP) Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP).

“Kita bisa lihat bahwa kebutuhan untuk pengawasan sumber daya kelautan Indonesia ini begitu besar. Praktik ilegal dan 'unregulated fishing' itu masih banyak terjadi di perairan Indonesia,” kata Budisatrio Djiwandono.

Oleh karena itu, seperti disampaikan Ditjen DPSKP dan para pihak yang berkepentingan, diperlukan penguatan sarana dan prasarana untuk pengawasan tersebut.

“Secepatnya moga-moga di masa persidangan berikutnya kami bisa bisa memberikan anggaran yang lebih mantap lagi supaya PSPKT bisa menjalankan tugas dan tanggung jawab yang lebih luas lagi,” kata dia.

Baca juga: Kementerian ESDM susun peta jalan pemanfaatan biogas berkelanjutan
Baca juga: Komisi IV DPR kunjungi Balai Taman Nasional Gunung Merapi
Baca juga: KKP-DPR dorong keterlibatan warga lokal dalam tambak udang modern

Pewarta: Novi Abdi
Editor: M. Hari Atmoko
COPYRIGHT © 2021