Eco Expo Asia opens on 27 October featuring latest green tech and products

Universities and DENSO Develop Biosensor to Detect SARS-CoV-2 and Accelerate Development for Practical Application

JCB identifies Russia as a key growth market for European merchants as cardmembers continually increase online spend

Hitachi Energy Announces EconiQ Transformers for Advancing a Sustainable Energy Future for All

Empire Token launches Empire NFT Marketplace, More Promising Use Cases on the Roadmap

Telenor Deploys 5G xHaul Transport Network with Cisco and NEC to Connect More People and Businesses in Norway and Denmark

Mata uang utama menguat dipicu ekspektasi kebijakan moneter Fed

NextPlay Technologies, Inc. Announces Plans to Launch a New Class of Tokenized Medical Real Estate in Conjunction with NextPlay’s Extension into Medical Tourism

Rupiah Kamis pagi melemah 26 poin

UU HPP untuk rakyat

WamenBUMN harap Holding UMi percepat literasi keuangan masyarakat desa

Yuan melonjak 238 basis poin, jadi 6,4069 terhadap dolar AS

Yen jatuh ke terendah 4 tahun, dipicu reli saham dan “yield” obligasi

Kemarin, Presiden minta fokus produk unggulan hingga substitusi impor

Pajak emisi kendaraan berdampak pada harga jual hingga lingkungan

Genesis GV70 dinobatkan sebagai SUV Motor Trend tahun ini

Airlangga: Penanganan pandemi COVID-19 syarat mutlak pemulihan ekonomi

Creative China Co-distributes Six Foreign Imported Films

AAC Technologies’ Investment in SWIR Vision Systems Inc.

VPower Group Signs Strategic Cooperation Agreement with Fuyao Group

BNP Morningstar Initiates Coverage of CCMGT (9982.HK) with “BUY” rating

BNP Morningstar Initiates Coverage of CCMGT (9982.HK) with “BUY” rating

BNP Morningstar Initiates Coverage of CCMGT (9982) with “BUY” rating

Forex Trading Exchanges Boost Brand Perception with NovationWire’s Forex Packages in PR Distribution

Mitsubishi Shipbuilding Successfully Separates and Captures CO2 from Exhaust Gas in World’s First Marine-based CO2 Capture System Project

SonicWall Mengembalikan Pilihan kepada Pelanggan dengan Mengamankan Setiap Campuran Jaringan Cloud, Hybrid, dan Jaringan Tradisional

Moonstake to Host Joint Webinar with Partner TRON Foundation on 1 Nov 2021

All-New Outlander PHEV Model Wins the Good Design Award 2021 in Japan

Freedom Business Summit 2021 Online Will Bring Together 2000+ Worldwide Freedom Business Entrepreneurs

Label “MANUFAKTUR” Mercedes-Benz tawarkan personalisasi mobil

Rupiah melemah tertekan ekspektasi pengetatan moneter The Fed

Jakarta () – Nilai tukar (kurs) Rupiah yang ditransaksikan antarbank di Jakarta pada Selasa pagi melemah tertekan ekspektasi investor terhadap pengetatan kebijakan moneter bank sentral AS The Fed.

Pada pukul 9.33 WIB, Rupiah melemah 38 poin atau 0,26 persen ke posisi Rp14.483 per dolar AS dibandingkan posisi pada penutupan perdagangan sebelumnya Rp14.445 per dolar AS.

Pengamat pasar uang Ariston Tjendra di Jakarta, Selasa, mengatakan, pelaku pasar mewaspadai data tenaga kerja AS yang akan dirilis Jumat (2/7) malam pekan ini.

"Data yang lebih bagus dari ekspektasi bisa mendorong penguatan dolar lebih lanjut karena ekpektasi pengetatan moneter AS," ujar Ariston.

Seperti diketahui, The Fed mempertimbangkan perkembangan dua data ekonomi untuk menentukan kebijakan moneter ke depan yaitu data inflasi dan tenaga kerja.

Data inflasi AS sudah menunjukan kenaikan melebihi target 2 persen dan bila data tenaga kerja juga terlihat menunjukkan perbaikan yang signifikan, pasar akan berekspektasi pengetatan moneter AS sudah dekat dan hal itu bisa mendorong penguatan dollar AS.

Selain itu, lanjut Ariston, situasi pandemi COVID-19 dalam negri yang belum menunjukkan perbaikan, masih menjadi penekan rupiah.

"Pembatasan aktivitas yang lebih ketat sudah diputuskan kemarin. Ini bisa menekan perekonomian bila berlangsung lebih lama," ujar Ariston.

Ariston mengatakan rupiah hari ini berpotensi bergerak ke kisaran Rp14.450 per dolar AS hingga Rp14.500 per dolar AS.

Pada Senin (28/6) lalu, rupiah ditutup melemah 20 poin atau 0,14 persen ke posisi Rp14.445 per dolar AS dibandingkan posisi pada penutupan perdagangan sebelumnya Rp14.425 per dolar AS.

Pewarta: Citro Atmoko
Editor: Adi Lazuardi
COPYRIGHT © 2021