Yuan hentikan reli, jatuh 101 basis poin jadi 6,3957 per dolar AS

Yen dan euro di bawah tekanan jelang pertemuan bank sentral

Rupiah Kamis pagi melemah 30 poin

El Salvador tambah 25 juta dolar Bitcoin ke kas negara

Kemarin, realisasi investasi hingga setor dana BLBI

Yuan kembali menguat 34 basis poin, menjadi 6,389 per dolar AS

Rupiah Selasa pagi melemah tipis 2 poin

Uang kripto catat arus masuk 10 minggu beruntun dipimpin Bitcoin

Sri Mulyani idolakan kedua orang tua sejak dahulu

Sri Mulyani sebut pembiayaan investasi melonjak 175,8 persen

Peneliti ingatkan pentingnya penguatan perlindungan nasabah tekfin

BI Papua sebut PON tingkatkan PDRB lebih dari Rp950 miliar

Dukungan Materazzi bantu BNI dan PBSI juarai Piala Thomas 2020

Lira anjlok ke rekor terendah setelah Erdogan usir 10 dubes barat

Bank BTN dorong pembangunan ekonomi berkelanjutan

Menanti hasil perang terhadap pinjol ilegal melalui upaya literasi

Erick Thohir apresiasi BRI dampingi UMKM jalani transformasi digital

Peneliti: Pengawasan Fintech perlu seiring edukasi literasi finansial

Dolar pangkas kerugian, Powell indikasikan pengurangan beli obligasi

Kemarin, pesantren ciptakan wirausaha hingga 22 bank terapkan BIFast

Hingga Oktober 2021, realisasi anggaran PEN baru capai 57,5 persen

Diluncurkan Desember, BI-Fast tetapkan biaya Rp2.500

Yuan berbalik melemah 142 basis poin menjadi 6,4032 terhadap dolar AS

Rupiah Jumat pagi melemah 25 poin

Bitcoin kembali cetak rekor, Indodax: Aset kripto sedang “bullish”

Dolar AS “rebound” setelah data pekerjaan dan perumahan membaik

Wamenkeu: Pemanfaatan EBT bukan lagi pilihan

UU HPP untuk rakyat

WamenBUMN harap Holding UMi percepat literasi keuangan masyarakat desa

Yuan melonjak 238 basis poin, jadi 6,4069 terhadap dolar AS

Subaru incar penjualan mobil otonom level 2 untuk jalan biasa

Jakarta () – Subaru Corp. mengincar bisa menjual mobil dengan teknologi otonom setara level-2 di jalan biasa pada paruh kedua tahun 2020-an, kata pejabat perusahaan, dikutip Kyodo, Rabu.

Beberapa pembuat mobil, termasuk Toyota Motor Corp. dan Nissan Motor Co. sudah menawarkan kendaraan otonom level-2 untuk digunakan di jalan bebas hambatan.

Namun, untuk mengembangkan kendaraan seperti itu di jalan biasa, menjadi tantangan karena kebutuhan untuk merespon skenario tak terduga seperti gerakan pejalan kaki dan menghindari kecelakaan.

Subaru berencana untuk mengembangkan sistem generasi berikutnya yang memanfaatkan Teknologi EyeSight Driver Assist dan kecerdasan buatan untuk mengenali jalur lalu lintas bahkan ketika garis putih di jalan tidak terlihat.

Teknologi level-2 memungkinkan pengemudi untuk melepaskan tangan mereka dari kemudi dalam kondisi tertentu, tetapi mereka diharuskan untuk memantau setiap saat.

Pada bulan Maret, Honda Motor Co. meluncurkan sedan Legend yang diperbarui di Jepang dengan teknologi otonom level-3 , menjadi kendaraan pertama di dunia di pasar yang memungkinkan pengemudi melakukan berbagai tugas seperti membaca dan menonton TV saat mobil dalam keadaan hidup di kondisi tertentu termasuk lalu lintas padat di jalan bebas hambatan.

Tetapi dalam keadaan darurat, pengemudi tetap perlu mengendalikan kendaraan sepenuhnya.

Teknologi mengemudi otonom diklasifikasikan ke dalam lima level, mulai dari level-1, yang memungkinkan kemudi, akselerasi, atau pengereman menjadi otomatis, hingga level-5 yang sepenuhnya otomatis.

Persaingan juga semakin ketat di pembuat mobil global dalam pengembangan kendaraan dengan teknologi self-driving level-4, yang dapat melakukan tugas mengemudi tanpa campur tangan manusia dalam area terbatas.

Pewarta: F017
Editor: Ida Nurcahyani
Copyright © 2021

  • Tags
  • Subaru
  • Kendaraan otonom
  • Otomotif