Meta Habiskan $115 Juta untuk Pelatihan Teknisi: Ini Bukan CSR, Ini Upaya Selamatkan Proyek AI $600 Miliar Mereka

(SeaPRwire) –

By: Ethan Gallagher
Meta mengeluarkan $115 juta untuk pelatihan teknisi data center. Ini bukan cuma program tanggung jawab sosial. Ini adalah solusi darurat untuk kekurangan tenaga yang menghambat pembangunan infrastruktur AI mereka.

Fakta resmi dari Meta: perusahaan meluncurkan America’s Workforce Academy bersama CBRE, Associated Builders and Contractors, dan National Urban League. Program pelatihan 5 minggu gratis. Semua biaya ditanggung Meta, mulai dari kuliah, akomodasi, hingga tunjangan harian. Tidak perlu pengalaman sebelumnya. Lulusan mendapatkan sertifikasi NCCER dan America’s Workforce Certificate. Gaji rata-rata teknisi data center adalah $54.031 per tahun, menurut ZipRecruiter. Tapi di balik itu, Meta punya rencana membangun data center senilai $600 milyar hingga 2028. Rencana ini terhambat karena kekurangan tenaga terampil seperti teknisi listrik, mekanik, dan fiber. Bahkan, 7 dari 10 orang Amerika menentang pembangunan data center di dekat rumah mereka.

Meta juga melakukan restrukturisasi besar. Mereka memecat 10% karyawan, sekitar 8.000 orang. 7.000 karyawan lain dipindahkan ke peran berfokus AI. Inisiatif ini selaras dengan agenda America First Presiden Donald Trump. Zuckerberg, CEO Meta, berada di Dewan Penasihat Ilmu Pengetahuan dan Teknologi Presiden. Dia bahkan berhasil mempengaruhi agar peraturan AI yang dikeluarkan lebih lemah. Meta menyatakan pelatihan tenaga Amerika penting untuk bersaing dengan kapasitas AI China. BlackRock juga mengeluarkan $100 juta untuk melatih 50.000 teknisi dalam lima tahun ke depan. Ini menunjukkan kekurangan tenaga terampil adalah masalah industri yang luas.

Tanpa tenaga terampil dari program ini, rencana Meta $600 milyar untuk data center akan terhambat parah. Persaingan AI Amerika dengan China juga akan terancam ketinggalan.

Author bio: Ethan Gallagher, arsitek perangkat keras dan strateg infrastruktur Silicon Valley dengan pengalaman lebih dari 15 tahun di bidang data center dan AI.