
(SeaPRwire) – Sebuah kapal tangki yang membawa gas alam cair dari Qatar tampak melewati Selat Hormuz, menandakan ekspor pertama negara tersebut dari wilayah tersebut sejak perang Iran dimulai.
Al Kharaitiyat, yang mengambil muatan di pabrik ekspor Ras Laffan beberapa hari lalu, meninggalkan selat dan kini berada di Teluk Oman, menurut data pelacakan kapal yang dikumpulkan oleh Bloomberg. Menurut data tersebut, kapal tersebut memiliki Pakistan sebagai tujuan berikutnya.
Kapal tampak telah menempuh rute utara yang disetujui Teheran, yakni rute yang bersandar di pesisir Iran melalui selat, menurut data.
Penutupan efektif jalur laut ini telah menghentikan pasokan LNG global, menaikkan harga dan menyebabkan kekurangan di seluruh Asia. Kapal-kapal masih menghadapi ancaman keamanan karena Iran dan AS telah menerapkan blokade de facto.
Sementara perjalanan Al Kharaitiyat memberi tanda awal bahwa aliran LNG lebih banyak dapat dipulihkan, namun hal itu sangat jauh dari tingkat pra-perang sekitar tiga kali kiriman per hari dari Teluk Persia. Setidaknya dua kapal tangki LNG yang mengambil muatan dari pabrik ekspor Abu Dhabi National Oil Co. telah melewati selat tersebut sejak konflik dimulai, dilansir Bloomberg pekan ini.
Tindakan ini datang setelah Qatar melakukan beberapa upaya sebelumnya untuk mengirimkan kargo melalui Hormuz, tetapi akhirnya kapal-kapal tersebut mundur. Negara yang menghasilkan hampir satu per lima pasokan LNG global tahun lalu belum dapat memindahkan LNG apa pun dari Teluk Persia sejak konflik dimulai di akhir Februari.
Qatar’s Nakilat memiliki Al Kharaitiyat, menurut basis data kapal Equasis. Nakilat dan QatarEnergy tidak merespons permintaan komentar.
Artikel ini disediakan oleh penyedia konten pihak ketiga. SeaPRwire (https://www.seaprwire.com/) tidak memberikan jaminan atau pernyataan sehubungan dengan hal tersebut.
Sektor: Top Story, Daily News
SeaPRwire menyediakan distribusi siaran pers real-time untuk perusahaan dan lembaga, menjangkau lebih dari 6.500 toko media, 86.000 editor dan jurnalis, dan 3,5 juta desktop profesional di 90 negara. SeaPRwire mendukung distribusi siaran pers dalam bahasa Inggris, Korea, Jepang, Arab, Cina Sederhana, Cina Tradisional, Vietnam, Thailand, Indonesia, Melayu, Jerman, Rusia, Prancis, Spanyol, Portugis dan bahasa lainnya.